Lahirnya Jurusan Ilmu Produksi Ternak (IPT) bersamaan dengan berdirinya Fakultas Peternakan IPB, yaitu pada tanggal 1 September 1963. Pendirian Jurusan IPT diperkuat dengan Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan llmu Pengetahuan (PTIP) No. 92/1963 dan disahkan oleh Presiden Republik Indonesia (berdasarkan Surat Keputusan No. 279/1965). Pada tahun 2003, nama Jurusan Ilmu Produksi Ternak berubah menjadi Departemen llmu Produksi dan Teknologi Peternakan (DIPTP) berdasarkan SK Rektor No 120/K13/OT/2003.

Sejak tahun 2006, IPB menerapkan kurikulum Mayor Minor. Departemen IPTP yang merupakan salah satu departemen di IPB juga menerapkan kurikulum Mayor Minor dengan menawarkan Mayor Teknologi Produksi ternak dan telah meluluskan angkatan pertama kurikulum Mayor Minor pada tahun 2009. Untuk meningkatkan mutu pendidikan, DIPTP juga telah berhasil memperoleh berbagai program peningkatan mutu pendidikan yang diselenggarakan oleh DIKTI, yaitu: Program Semi Quality for Undergraduate Education (Semi QUE) pada tahun 1999; Program SP4 untuk pengadaan peralatan pada tahun 2004; Program Hibah Kompetensi A2 (PHK-A2) pada tahun 2005 sampai tahun 2007 dan Program Hibah Kompetensi Institusi (PHKI) pada tahun 2008 hingga 2010. Sejak tahun 1998, DIPTP berhasil mendapatkan akreditasi A untuk Program Studi Teknologi Produksi Ternak dan akreditasi B untuk Program Studi Teknologi Hasil Ternak oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan keputusan BAN-PT No. 00509/Ak-I.1/IPBLMT/VIII/1998 dan BAN-PT No. 00506/Ak-I.1/IPBCYT/VIII/1998. Berdasarkan keputusan BAN-PT No. 001/BAN – PT/Ak-XI/S1/IV/2008 Mayor Teknologi Produksi Ternak mendapatkan akreditasi A.

Visi


"Menjadi pusat unggulan dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Teknologi Produksi Ternak dan Teknologi Hasil Ternak untuk mendukung industri peternakan yang berkelanjutan dengan tetap mempertahankan dan memanfaatkan kelestarian alam"

Misi


Menyelenggarakan pendidikan tinggi modern berbasis penelitian untuk menghasilkan lulusan berkualitas serta terampil dalam memanfaatkan sumberdaya ternak dan hasil-hasilnya, mengembangkan industri peternakan dan mempunyai jiwa kewirausahaan sehingga mampu bersaing pada pasar global.

Mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi yang ramah lingkungan dalam bidang produksi ternak dan pengolahan hasil ternak melalui program penelitian yang mutakhir dan berkualitas untuk mendukung proses pendidikan dan penyelesaian masalah yang berhubungan baik dalam bidang budidaya maupun pengolahan hasil ternak.

Meningkatkan peran dan tanggungjawab dalam pengabdian pada masyarakat dengan menyebarkan hasil-hasil penelitian terapan, kaji tindak, maupun paket teknologi tepat guna untuk dimanfaatkan dalam kegiatan produktif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Fasilitas


 

Fasilitas Pendidikan dan Penelitian

Ruang Kuliah tipe besar dan kecil yang nyaman di kampus IPB Darmaga.
Laboratorium untuk kegiatan praktikum, responsi atau penelitian yang lengkap dan modern, yaitu Unit budidaya ternak (sapi potong, sapi perah, unggas, babi, domba, kambing, kelinci, ternak model dan aneka ternak), rumah pemotongan hewan, unit pengolahan hasil ternak (susu, daging, telur, madu), unit pengolahan limbah dan hasil ikutan, unit evaluasi karkas (sapi, domba, babi), unit analisa organoleptik, unit pengujian mikrobiologi, unit analisa molekuler, laboratorium komputer, hotspot area, perpustakaan, dan unit usaha komersil produk peternakan sebagai tempat latihan mahasiswa

Fasilitas Penunjang (Umum)

Departemen IPTP ditunjang dengan beberapa fasilitas umum yang penggunaannya dilakukan secara bersamaan dengan Departemen INTP atau departemen lain diluar Fakultas Peternakan, seperti auditorium, kantin, perpustakaan dan akses hot spot yang dapat dijangkau diseluruh bagian Departemen IPTP. Selain itu tersedia fasilitas olahraga seperti gymnasium, lapangan basket, dan tenis, serta lahan parkir yang luas.

Fokus Penelitian


Fokus penelitian  yang dilakukan di  Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan meliputi:

  1. Aplikasi genetik molekuler dalam pemuliabiakan ternak
  2. Aplikasi genetik kuantitatif dalam pemuliabiakan ternak asli / lokal
  3. Pertumbuhan dan perkembangan tubuh ternak
  4. Teknik budidaya ternak perah  (sapi, kambing dan kerbau perah)
  5. Tata laksana dan manajemen lingkungan ternak perah
  6. Daya adaptasi dan heat tolerance ternak perah sub tropis
  7. Manipulasi fisiologi ternak perah
  8. Tingkah laku dan kesejahteraan  ternak perah
  9. Penanganan hasil ternak perah
  10. Penanganan pascapanen ternak daging, kerja dan aneka ternak
  11. Evaluasi ternak, karkas dan daging
  12. Sistem peternakan terpadu
  13. Ekspolarasi aneka ternak
  14. Budidaya ternak unggas ras maupun lokal (itik, ayam kampung, puyuh) dan ras
  15. Penanganan hasil primer ternak unggas (telur dan daging)
  16. Diversifikasi produk unggas
  17. Tingkah laku dan kesejahteraan ternak unggas
  18. Penanganan hasil ternak unggas
  19. Pengembangan teknik penanganan dan pengolahan hasil ternak perah, ternak unggas, ternak pedaging
  20. Pengembangan teknologi penanganan dan pengolahan hasil ikutan dan limbah peternakan
  21. Pengembangan inovasi teknologi untuk olahan daging tradisional  dan diversivikasi produk olahan daging, susu dan telur
  22. Mempelajari komponen bioaktif hasil ternak untuk peningkatan nilai tambah hasil ternak