News

Cowboy show time 2017, kompetisi tahunan di bidang seni pada civitas Fakultas Peternakan resmi ditutup (20/10/2017). Acara penutupan dilakukan di Auditorium Jannes Hummuntal Hutasoit Fapet IPB. Rangkaian acara yang dimulai pada tanggal 4 oktober 2017 berlangsung meriah dan penuh semarak. Serangkaian perlombaan dilaksanakan pada tanggal 5-20 oktober 2017.

Closing cowboy show time dimulai dengan pembukaan oleh Master of Ceremony yaitu Reynaldi Pradipta (Fapet 53) dan Hasnah Ariqoh (Fapet 52). Acara dilanjutkan dengan hiburan oleh solo vokal oleh Neida (Fapet 53). Beberapa sambutan berturut-turut disampaikan oleh ketua pelaksana cowboy show time 2017 yaitu Muhammad Suhendra, perwakilan ketua BEM Fakultas Peternakan oleh Anisya (Fapet 51), dan Dekan Fakultas Peternakan. Pada kesempatan itu Dekan Fapet juga berkesempatan menyumbangkan suaranya dengan sebuah lagu, yang disambut dengan meriah oleh mahasiswa Fapet IPB.

acara dilanjutkan dengan audisi perlombaan band dan pemberian komentar dari para juri. Cara diakhiri dengan pengumuman  pemenang perlombaan oleh Fapet ambassador dan penyerahan sertifikat dan medali yang diselingi dengan hiburan. Pengumuman juara umum cowboy show time 2017 dilaksanakan menjelang penutupan cowboy show time 2017. Juara umum cowboy show time 2017 adalah INTP 51.

Acara diakhiri dengan penampilan oleh vokal grup dari IPTP 52 dan diakhiri dengan penutupan oleh MC.

Fakultas Peternakan IPB (Fapet IPB) meraih sertifikat ISO 9001:2015 Quality Management System dengan App/Cert Number: QSC01311 di bidang pelayanan akademik pada bulan Oktober tahun 2017. Sejak Tahun 2014, Fapet IPB telah mendapatkan sertifikat untuk menerapkan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 di bidang pelayanan akademik.

Pada bulan September 2015, International Standard for organization (ISO) menerbitkan standar terbaru ISO 9001:2015. Bagi institusi yang saat itu bersertifikat ISO 9001:2008, diberikan waktu mengadopsi ISO 9001 versi terbaru: ISO 9001:2015. Masa transisi berlangsung selama tiga tahun sejak ISO 9001:2015 diterbitkan. Mulai Maret 2017 institusi yang telah bersertifikat ISO 9001:2008 harus melakukan transisi ke ISO 9001:2015, sampai akhirnya pada bulan September 2018 Sertifikat ISO 9001:2008 tidak berlaku lagi.

Untuk mengantisipasi hal itu, Pada awal tahun 2017 Fapet IPB mempersiapkan diri untuk beralih ke sistem manajemen mutu 9001:2015. beberapa persiapan dokumen dan pelatihan dilakukan untuk dapat mencapai standar mutu pelayanan tersebut. Pada bulan Agustus 2017, Sucofindo melakukan audit (Visitasi Renewal Audit ISO 9001: 2015)  terhadap pelaksanaan pelayanan akademik. Adapun tujuan renewal audit ini adalah untuk Memastikan kesesuaian Sistem Manajemen Mutu Organisasi serta Memastikan Sistem Manajemen Mutu Organisasi sesuai dengan persyaratan ISO 9001:2015. 

Bulan Oktober 2017, Fakultas Peternakan menerima sertifikat ISO 9001:2015. Selamat untuk Fakultas Peternakan, semoga dapat selalu memberikan pelayanan yang berkualitas.

Infeksi Salmonella pada peternakan unggas mampu mengakibatkan penyakit salmonelosis pada manusia. Kontaminasi Salmonella yang paling sering dijumpai berasal dari kontaminasi pada pakan dan minuman ternak. Untuk mencegah kontaminasi pada peternakan unggas, peternak biasanya menggunakan Antibiotic Growth Promotors (AGP) untuk membunuh Salmonella.

Penggunaan antibiotik alami merupakan salah satu upaya yang mampu dilakukan untuk menggantikan peran dari AGP. Antibiotik alami biasanya diperoleh dari ekstrak atsiri tanaman dan metabolit sekunder lainnya yang mampu menghambat atau membunuh bakteri.

Peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yaitu Fensa Eka Widjaya, Yuli Retnani dan Widya Hermana (Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan) melakukan penelitian terkait suplementasi infusa daun sirih terhadap Salmonella sp. pada usus halus dan performa puyuh petelur.

Yuli mengatakan, infusa daun sirih memiliki efek antimikroba, antioksidatif, dan antihemolitik. Daun sirih mengandung banyak kandungan senyawa aktif yang mampu menghambat beberapa bakteri. Kandungannya telah diuji di beberapa penelitian yang menyatakan bahwa daun sirih memiliki potensi untuk digunakan sebagai antibiotik alami untuk unggas di beberapa negara.

“Proses ektraksi daun sirih juga penting ditelaah untuk memastikan efektivitas dalam menghambat bakteri. Ekstrak etanol daun sirih lebih efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen jika dibandingkan dengan ektrak air. Metode ekstraksi air lebih mudah untuk dilakukan jika dibandingkan dengan metode ekstraksi metanol,” katanya.

Ia menambahkan, sebagian besar dari metode ekstraksi air tidak menunjukkan zona hambat pada koloni Salmonella. Tetapi metode yang tepat dalam ekstraksi air mampu menghasilkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan ektrak etanol. Beberapa metode ekstraksi air pada tanaman menunjukkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan dengan metode ekstraksi etanol.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan infusa daun sirih dalam air minum burung puyuh mampu mengurangi kontaminasi Salmonella sp. yang dievaluasi pada usus halus dengan pemberian perlakuan selama 6 minggu (ipb.ac.id)

Departemen Advokasi Sosial dan Kesejahteraan Mahasiswa Badan eksekutif Mahasiswa Fakultas Peternakan IPB (BEM-D) bekerja sama dengan PMI Sukabumi mengadakan kegiatan donor darah & health expo (23/10/2017).  Acara dimulai pukul 08.00 WIB, yang terpusat di di plaza Fakultas Peternakan IPB. Selain kegiatan donor darah, kegiatan ini juga diramaikan dengan adanya stand kesehatan yang diisi dengan Konsultasi psikis oleh Agrianita IPB, General Check-Up oleh K-Link dan Cek kesehatan mata oleh Optik Bara.

Manfaat Donor Darah, tidak hanya bermanfaat bagi orang lain yang membutuhkan. Tapi juga bermanfaat bagipendonor darah tersebut. Berbagai manfaat kesehatan bias didapatkan oleh sipendonor darah untuk kesehatan tubuh antara lain adalah membantu memperlancar aliran darah hingga mencegah penyumbatan arteri. Satu penelitian menunjukkan bahwa rajin mendonorkan darah mampu menurunkan risiko serangan jantung hingga 88%. Mendonorkan darah membuat kita jarang sakit dan terhindar dari kanker, stroke, dan serangan jantung. Rutin menjalankan donor darah membuat kadar zat besi dalam darah menjadi stabil. Kadar zat besi dalam darah yang tinggi dapat membuat kita rentan terkena penyakit jantung

 

Himpunan Mahasiswa Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan IPB (Himasiter) menyelenggarakan Student Seminar and Expo 2017  pada tanggal 14-15 Oktober 2017. Acara ini merupakan rangkaian kegiatan kompetisi paper yang telah diadakan sejak pertengahan tahun 2017. Tema yang diangkat adalah "Membangkitkan Peternakan Nasional untuk Mewujudkan SDG's 2030" dan sub tema yang diangkat adalah  : Sosial dan Ekonomi Peternakan; Logistik Peternakan; Pakan dan Teknologi Peternakan serta Lingkungan dan Produk Peternakan.

Student Seminar and Expo 2017 diikuti oleh mahasiswa aktif yang berasal dari 12 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia. Pada tanggal 14 Oktober,  diselenggarakan kompetisi presentasi karya ilmiah yang telah terseleksi dari 6 perguruan tinggi, yaitu Universitas Andalas, Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Malang, Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Negeri Yogyakarta. Setiap tim perwakilan, masing-masing terdiri dari 2-3 mahasiswa, yang mempresentasikan karya ilmiah yang telah dibuat sebelumnya. Himasiter mengundang tiga orang juri dosen dari Departemen INTP dan Forcess untuk melakukan penilaian dari presentasi yang dilakukan.  Acara presentasi berlangsung dari pagi hingga siang. Kemudian dilanjutkan dengan tour kampus yang tujuannya mengenalkan IPB kepada mahasiswa Peternakan dari universitas lain.

Read more: Student and Seminar Expo 2017