Kemahasiswaan

  • Pembukaan Dekan Cup Fapet 2016

    Dekan Cup, pekan olahraga Fakultas Peternakan IPB kembali digelar tanggal 4-25 maret 2016. Upacara pembukaan “Opening Ceremony” kegiatan olahraga rutin tahunan ini diadakan pada hari jumat, 4 Maret 2016 mulai pukul 18:30 - 19:00 di  Gymnasium IPB. Event olahraga tahunan ini resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Peternakan IPB, dengan menyalakan obor  dibantu oleh Dr. Jakaria dan Sigid Prabowo, S.Pt, M.Sc.
     
    Selama 3 minggu penuh mahasiswa, alumni, dan staf Fakultas Peternakan mengikuti kompetisi yang diselenggarakan oleh mahasiswa BEM. Cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain basket, tenis lapang, futsal, badminton, voli, dll. Kegiatan ini selain untuk menjaga kesehatan juga untuk menumbuhkan rasa persatuan dan persaudaraan warga Fakultas Peternakan IPB.
     
     
     
  • Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Fapet IPB 2016

    Fakultas Peternakan IPB menyelenggarakan seleksi mahasiswa berprestasi, pada hari Jumat 4/3/2016. Enam orang mahasiswa  yang terbagi menjadi 3 orang mahasiswa dari Departemen IPTP dan sisanya dari Departemen INTP diseleksi oleh tujuh orang dosen sebagai juri untuk mencari mahasiswa berprestasi yang akan mewakili Fapet IPB di seleksi mawapres tingkat IPB.

    Para kandidat mawapres diminta untuk mempergunakan bahasa inggris untuk memperkenalkan diri dan mempresentasikan mengenai kemampuan personal serta materi yang diminati untuk ingin disampaikan dalam makalah. Kandidat mawapres mendapat banyak pertanyaan mengenai keterlibatan dalam berbagai kegiatan akademik dan non akademik.

    Juri memberikan pertanyaan yang terkait dengan pengetahuan umum mengenai peternakan serta pandangan dan pemikiran para kandidat dalam menghadapi tantangan di dunia peternakan. Juri juga memberikan masukan untuk perbaikan kandidat mawapres terutama masalah personal dan kemampuan berbahasa inggris. Proses seleksi berlangsung mulai 08.30 hingga selesai.

    Berdasarkan beberapa kriteria penilaian para kandidat, tim juri memutuskan dua mahasiswa sebagai mawapres yang mewakili Fapet IPB. Dua mahasiswa yang mendapatkan kesempatan adalah:

    1. Satria Julier Manpaki (D24120006)
    2. Yuni Nur Raifah (D14130010)

    Selamat dan sukses untuk Mawapres Fakultas Peternakan IPB....!!

  • Seminar Gerakan Protein Sehat 2017

    Gerakan Protein Sehat  telah mencapai acara puncaknya dengan diadakannya Seminar Gerakan Protein Sehat , yang diadakan pada hari Sabtu,  tanggal 20 Mei 2017. Seminar yang bertajuk “Protein Hewani untuk Cerdaskan Indonesia” diselenggarakan di Audit Mandiri IPB, pukul 08-selesai.

    Seminar yang dibagi menjadi dua sesi itu membahas pentingnya protein hewani untuk mencerdaskan masyarakat, kondisi ketahanan pangan di Indonesia. Seminar Sesi pertama  dimoderatori oleh Satria Juier Manpaki, SPt (Mahasiswa Berprestasi Fakultas Peternakan 2016). Pada sesi pertama ini dipaparkan informasi mengenai ketahanan pangan susu dan telur oleh Ir. Titiek Eko Pramudji, MSc. sebagai Kepala Subdit Pemasaran, Direktorat Pengolahan dan Hasil Pemasaran Peternakan, Kementrian Pertanian. Selain itu, kondisi dan potensi perunggasan lokal di Indonesia juga dipaparkan oleh Ade Meirizal Zulkarnaen sebagai Ketua Himpunan Unggas Lokal

    Pada Sesi kedua, Prof. drh. M. Rizal Damanik, MRepSc, PhD, Guru Besar dan Ahli Gizi Institut Pertanian Bogor memaparkan mengenai Pentingnya protein hewani bagi kesehatan. Sesi ini dimoderatori oleh Rini Yuniarti, SPt yang merupakan Delegates Student of Winter Course International Beef Production in Adelaide University, Australia 2016. Pemaparan mengenai kontribusi industri dalam ketersediaan protein (susu) juga dialukan oleh Doddy Cahyo Anggoro, SPt sebagai Quality Assurance FSQ for Manufacturing, Frisian Flag Indonesia.

    Rangkaian acara GPS 2017 telah berjalan dengan lancar.  Mulai dari GPS Mengabdi, Tour de (nine) Faculty dan acara puncak yaitu Seminar GPS 2017. Terima kasih kepada para pendukung acara GPS 2017. Total susu dan telur yang telah dibagikan adalah 600 liter susu dan 2017 telur.

  • Seminar Hari Susu Nusantara "Milk your style and Eggtion your life"

    Tiga Organisasi Kemahasiswaan Fakultas Peternakan IPB, yaitu : Bem Fakultas Peternakan, Himaproter, dan Himasiter menggelar seminar Hari Susu Nusantara dan Gerakan 1000 Telur pada tanggal 29 Mei 2016, di Audit Mandiri IPB, pukul 08:00 - 14:00. Seminar ini adalah salah satu kegiatan yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Susu Nusantara tahun 2016.

    Seminar dengan tema "Milk your style and Eggtion your life"  ini menghadirkan keynote speaker : Drh. Muhammad Dwi Satriyo (pengusaha muda indonesia),  Prof. Dr. Hardinsyah, MS (Ahli Gizi), Doddy Cahyo Anggoro S.pt ( Pengawas mutu susu Frisian Flag Indonesia), dan Prof. Dr. Ir Muladno. MSA ( Dirjen peternakan Indonesia). Dalam sesi pembicara, Prof. Dr Hardinsyah, MS mengungkapkan pentingnya gizi bagi tubuh yang di dapat dari telur dan susu mampu membantu perkembangan otak anak karena mengandung protein yang penting dalam pertumbuhan sel.  Dirjen Peternakan Republik Indonesia menyampaikan berbagai fakta dilapangan mengenai Susu dan telur serta peternakan di Indonesia. Peserta seminar dengan antunsias menyimak materi yang disampaikan oleh keynote speaker.

    Setelah puas mendapatkan materi dari Ahli Gizi dan Direktur Jendral Peternakan Republik Indonesia, para peserta seminar Hari Susu Nusantara dan Gerakan 1000 Telur dihibur oleh kak Hafidz (juara 1 keroncong IAC 2015) dan kak Hanin (Juara 2 Vokal Pop IAC 2015).

  • Stand Expo Fakultas Terbaik

     

     

    Fakultas Peternakan IPB berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Stand Expo Fakultas Terbaik dalam acara “Get Closer to IPB Season 6”. Acara yang bertujuan memperkenalkan IPB ke pada masyarakat itu diadakan pada hari Minggu, 20/12/2015 di Graha widya wisuda IPB. Stand Expo yang diisi oleh tim promosi dari Departemen INTP dan Departemen IPTP itu ramai dipadati oleh pengunjung siswa dari berbagai sekolah menengah atas yang ingin mengetahui informasi mengenai IPB. Dengan adanya acara tersebut, semoga peminat Fakultas Peternakan akan semakin banyak dan berkualitas. Selamat kepada tim panitia promosi.

  • Study Banding Himpunan Mahasiswa Rekayasa Pertanian ITB

    Himpunan Mahasiswa Rekayasa Pertanian ITB  melakukan kunjungan ke Fakultas Peternakan IPB, Rabu, 21 Desember 2016. Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka  studi banding dan silaturahmi serta saling sharing seputar manajemen keorganisasian dan pengembangan keilmuan.

    Rombongan yang berjumlah sekitar 12 orang mahasiswa ini diterima oleh perwakilan dari semua Organisasi kemahasiswaan Fapet IPB. Study banding diawali dengan presentasi yang dilakukan di Ruang Kerjasama Fapet IPB. Presentator dari Himarekta ITB diwakili oleh Adna Daniel selaku ketua divisi eksternal. Dari pihak Ormawa Fapet, presentasi dilakukan oleh masing-masing ketua ormawa dari mulai DPM, BEM, Famm Al An'am, Kepal D, Himaproter dan Himasiter. Dalam sesi ini dari masing-masing organisasi memaparkan struktur organisasi dan proker-proker yang ada di masing-masing organisasi.

    Setelah sesi presentasi dan diskusi kemudian para peserta studi banding melakukan kunjungan ke tempat-tempat penting di lingkungan fakultas peternakan sampai ke LK Fapet. Para peserta studi banding berkeliling kandang A dan B sambil menikmati dinginnya dan nikmatnya susu Fapet. Sesi terakhir adalah penyerahan kenang-kenangan dari Himarekta ITB ke Ormawa Fapet dan selanjutnya diadakan foto bersama langsung di lahan pastura kandang B. Pukul 17.15 rombongan dengan menggunakan mobil listrik menuju Masjid Al-Hurriyah untuk selanjutnya pulang ke Bandung (Source : DPM-D Fapet IPB).

  • Sukacita Adelaide University dan University of Queensland bersama SEAASS-Net

    Adelaide University (AU) dan The University of Queensland (UQ) berkunjung ke Institut Pertanian Bogor dalam rangkaian Indonesia Trip 2013. Selama dua hari sejak kamis sore (5/12) hingga sabtu siang (7/12) AU dan UQ mengikuti kegiatan yang telah disusun oleh SEAASS-Net (South East Asia Animal Science Student Networking) selama berada di kampus IPB.

    AU terdiri dari 10 mahasiswa dan 2 pengajar, sementara UQ yang mengikuti Indonesia Trip 2013 berjumlah 11 mahasiswa dan seorang pengajar. Selama berada di IPB, SEAASS-Net mengajak AU dan UQ berkunjung ke RPH (Rumah Pemotongan Hewan) Eldeers Abbatoir, mengadakan seminar bersama seluruh mahasiswa fapet IPB, diskusi mengenai lembaga kemahasiswaan ataupun aktivitas kemahasiswaan yang ada di AU dan UQ, serta di IPB.  
  • Taufiq Musyaddad (D-IPTP Fapet IPB) On NTCA Indonesia-Australia Pastoral Program 2015

  • Turun Ke Desa, Mahasiswa Fapet IPB Ingatkan pentingnya Susu dan telur bagi tubuh

    Susu dan telur adalah salah satu sumber nutrisi paling menguntungkan untuk manusia. Segelas susu diperkaya dengan kalsium, zat besi, kalium, vitamin A, D, B6, B12, dan protein. Jelas ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Pentingnya gizi bagi tubuh yang di dapat dari telur dan susu mampu membantu perkembangan otak anak karena mengandung protein yang penting dalam pertumbuhan sel.

    Dalam rangka memperingati hari Susu Nasional, BEM Fapet IPB, Himaproter, dan Himasiter, pada tanggal 28 Mei 2016, turun ke desa untuk memperkenalkan pentingnya susu dan telur sekaligus membagikannya kepada anak-anak desa. Desa yang menjadi tujuan kegiatan ini adalah Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor.

    Berbagai kegiatan dilakukan di lokasi , diantaranya adalah : lomba mewarnai untuk anak anak, lomba mengupas kerabang telur, demo memasak kerupuk susu, demo membuat telur asin, dan berbagai kegiatan menarik lainnya dilaksanakan di sini. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat mengerti betapa pentingnya susu dan telur bagi kesehatan dan perkembangan tubuh manusia. (Sumber : BEM Fapet)

  • Valentine VG. Hutapea Lulusan Terbaik Program Teknologi Produksi Ternak Fakultas Peternakan

    Kuliah di IPB merupakan suatu kebanggaan buat saya. Banyak pelajaran dan pengalaman berharga yang tidak dapat dilupakan selama berkuliah di IPB, mulai dari mengenal teman dari berbagai macam daerah dan kebudayaan saat di asrama, hingga lulus dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan.

    Selama kuliah di IPB saya banyak belajar mengenai manajemen waktu, kemandirian, tanggung jawab, serta toleransi. Keikutsertaan dalam UKM maupun lembaga kemahasiswaan yang ada di IPB juga banyak membentuk softskill saya.

    Yang paling berkesan adalah kehidupan dalam kampus yang sederhana. Kita ditempa oleh pendidik dengan ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk. Kita diajarkan untuk bertanggung jawab, dan didorong untuk kreatif dan mandiri.

    IPB memiliki lingkungan belajar yang kondusif, fasilitas belajar mengajar yang memadai, dan biaya hidup yang terjangkau. Selain itu para dosen dan staf yang berada di Fakultas Peternakan juga kompeten di bidangnya serta sangat membimbing dan membantu saya hingga lulus. Terimakasih Fakultas Peternakan, terimakasih IPB. (Awl - http://ipbmag.ipb.ac.id)

  • Wisuda IPB Tahap IV, Januari 2016

    Institut Pertanian Bogor (IPB) kembali mempersembahkan 801 lulusan terbaik pada Wisuda Tahap IV Tahun Akademik 2015/2016, Rabu (20/1), di Graha Widya Wisuda, Kampus IPB Darmaga Bogor. Dari 801 lulusan, terdiri dari 45 lulusan bergelar Doktor, 265 lulusan bergelar Magister Sains, 18 lulusan bergelar Magister Manajemen, 5 lulusan bergelar Magister Profesional, 30 lulusan bergelar Dokter Hewan, dan 438 lulusan bergelar Sarjana.  Sampai dengan wisuda pada tahap ini, IPB telah memiliki 133.779 orang alumni.
     
    Rektor IPB, Prof.Dr. Herry Suhardiyanto mengucapkan selamat kepada para wisudawan. Dalam sambutannya, rektor menyampaikan ke depan bangsa kita masih akan menghadapi tantangan di bidang pangan yang tidak mudah dipecahkan. Berbagai permasalahan tersebut sesungguhnya sangat terkait dengan kompetensi IPB yaitu bidang pertanian. 
     
    Dikatakan, peran dan kontribusi IPB dalam menjawab permasalahan bangsa dapat direalisasikan dengan meningkatkan outcomes dan impacts program-program IPB. Dengan ini diharapkan dapat menghadirkan multiplier effects untuk memperkuat sistem produksi pangan, meningkatkan gizi dan kesehatan masyarakat, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, mengentaskan kemiskinan, dan memperbaiki mutu lingkungan hidup. 
     
    “Saya berharap para lulusan menjadi bagian penting dari bangsa ini. Persiapkan diri dengan meningkatkan kompetensi yang diperlukan dalam menangkap peluang dalam persaingan di lapangan kerja yang menjadi semakin terbuka dan ketat di level nasional maupun internasional,” ujarnya. 
     
    Salah satu lulusan terbaik dari Program Teknologi Produksi Ternak  Fapet, Valentine VG Hutapea, mengatakan  bahwa IPB memberikan banyak pelajaran mengenai manajemen waktu, kemandirian, tanggung jawab, serta toleransi. Keikutsertaannya dalam UKM maupun lembaga kemahasiswaan yang ada di IPB juga banyak membentuk softskill.  “Kita ditempa oleh pendidik dengan ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk. Kita diajarkan untuk bertanggung jawab, dan didorong untuk kreatif dan mandiri,” lanjutnya.
     
    Selamat untuk para wisudawan, sumbangkanlah baktimu untuk negeri !

Page 2 of 2