Video Highlight

  • Si Pendiam yang Menjanjikan

    Siapa yang tak kenal dengan kecoa? Hewan ini dikenal kotor, jijik dan menggelikan. Banyak orang beranggapan bahwa hewan ini tidak berguna. Namun tidak demikian halnya dengan Kecoa Madagaskar. Kecoa madagaskar berukuran relatif lebih besar dari kecoa pada umumnya. Kecoa ini dibudidayakan untuk pakan ikan hias seperti Arwana.


  • Suplemen Omega 3 untuk Telur Ayam ber-DHA

    Telur ayam adalah salah satu bahan makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi yang diperlukan oleh tubuh, khususnya protein. Dalam upaya menghasilkan telur ayam yang berkualitas baik, ayam perlu diberikan suplemen. Salah satu suplemen yang berpotensi meningkatkan kualitas fisik dan nutrisi telur ayam adalah suplemen yang berbahan baku limbah perikanan. Suplemen ini dihasilkan dari campuran sisa rebusan bahan baku sarden yang kaya akan omega 3 dengan ampas tahu kering. Melalui penambahan suplemen inilah telur ayam yang dihasilkan kaya akan DHA.


  • Taufiq Musyaddad (D-IPTP Fapet IPB) On NTCA Indonesia-Australia Pastoral Program 2015

  • Teaching Farm: Domba

    Fakultas Peternakan IPB, mempunyai program “Teaching Farm” yang dikhususkan untuk masyarakat dan mahasiswa. Tujuan dari program ini adalah memandirikan sasaran untuk berwirausaha di dunia Peternakan melalui manajemen ternak yang  tepat sasaran.  Pada pengajarannya, diberikan bekal dalam mengelola domba yang sehat dan komersil, sehingga ketika mehasiswa menyelesaikan pendidikannya, sudah mempunyai jiwa mandiri dan wirausaha.


  • Telur Ayam Arab yang Menjanjikan

    Budidaya Telur Ayam Arab merupakan bisnis yang menguntungkan. Biaya pakan untuk ayam arab sangat murah. Secara teknis, pemeliharaan ayam ini sangat mudah dan sangat menguntungkan.


  • Wafer Ruminansia

    Prof.Dr. Yuli Retnani membuat sebuah inovasi di bidang pakan ternak, yaitu wafer bagi ternak ruminansia. Wafer ini terbuat dari limbah sayur, yaitu limbah tauge, kulit jagung dan kembang kol. Wafer ini dapat dijadikan pakan alternatif dan mengandung gizi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi ternak.


  • Yoghurt Alternatif

    Sebagian besar kambing dimanfaatkan untuk diambil dagingnya sebagai sumber protein hewani. Saat ini, selain dimanfaatkan dagingnya, kambing juga diambil susunya. Namun sebagian besar masyarakat tidak menyukai susu kambing karena aromanya yang menyengat meskipun susu kambing memiliki khasiat yang sangat banyak untuk kesehatan. Dari permasalahan di atas, Dr. Rara. A. Maheswari membuat suatu inovasi produk yoghurt bubuk yang berbahan baku susu kambing. Diharapkan dengan inovasi ini, masyarakat dapat mengkonsumsi susu kambing dengan cita rasa yang berbeda namun tidak merubah khasiatnya.


  • Yoghurt Susu Kambing

    Kambing Perah merupakan jenis hewan ternak yang belum populer di Indonesia. Padahal susu kambing memiliki kandungan gizi yang sangat baik dan potensi bisnis yang prospektif. Cara-cara beternak kambing perah juga tidak terlalu sulit. Sehingga semua orang dapat melakukannya. Tidak hanya itu, produk olahan susu kambing berupa yoghurt, menambah daya tarik dari susu kambing yang nikmat dan sehat.


Page 2 of 2