Peran Peternakan  


Produk peternakan seperti daging, telur, dan susu tetap menjadi sumber pangan bergizi tinggi yang penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan, pertumbuhan, serta kecerdasan manusia. Namun, seiring perkembangan teknologi dan industri modern, peran peternakan kini semakin luas dan strategis.

Peternakan saat ini telah memasuki era industri 4.0, yang ditandai dengan pemanfaatan teknologi digital seperti Internet of Things (IoT), otomatisasi, big data, dan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi produksi, kesehatan ternak, serta kualitas hasil. Selain itu, sistem peternakan modern juga mulai mengarah pada konsep berkelanjutan (sustainable farming) yang ramah lingkungan.

Hasil ikutan dan limbah peternakan kini dimanfaatkan secara lebih optimal melalui inovasi, seperti:

  • Produksi energi terbarukan (biogas dan bioenergi)
  • Pupuk organik dan pupuk cair berbasis limbah ternak
  • Bahan baku industri kreatif (kulit untuk fashion, kerajinan, dan aksesoris)

Di tingkat global, industri peternakan juga terhubung dengan rantai pasok digital, e-commerce, serta standar internasional dalam keamanan pangan (food safety) dan kesejahteraan hewan (animal welfare). Dengan demikian, peternakan tidak hanya berperan sebagai penyedia pangan, tetapi juga sebagai pendorong ekonomi digital, industri hijau, dan inovasi berkelanjutan di masa depan.

 

Keunggulan Kami

 Fakultas Peternakan IPB merupakan salah satu institusi pendidikan peternakan terdepan yang berperan strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul, baik di tingkat nasional maupun internasional. Dengan komitmen pada keunggulan akademik dan inovasi berkelanjutan, Fapet IPB terus menjadi pusat rujukan dalam pengembangan ilmu dan teknologi peternakan modern.

Didukung oleh fasilitas pembelajaran berstandar tinggi, Fakultas Peternakan IPB memiliki kawasan akademik seluas 3,2 hektare yang dilengkapi gedung perkuliahan modern, laboratorium canggih, serta lingkungan belajar yang nyaman dan inspiratif. Selain itu, tersedia laboratorium lapang di Kampus Darmaga seluas 10 hektare dan di Jonggol seluas 169 hektare yang menjadi pusat praktik, riset terapan, dan pengembangan teknologi peternakan berbasis industri.

Fasilitas penunjang seperti hotspot area, ruang terbuka hijau untuk diskusi dan kuliah outdoor, kafetaria, serta sarana kegiatan mahasiswa dirancang untuk mendukung pengembangan soft skills, khususnya jiwa kepemimpinan dan kewirausahaan. Lingkungan akademik ini mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif dan inovatif dalam menghadapi tantangan global.

Keunggulan utama Fakultas Peternakan IPB terletak pada penguasaan teknologi peternakan terintegrasi dari hulu hingga hilir, meliputi perencanaan usaha, formulasi pakan, produksi ternak, penanganan pascapanen, pengolahan hingga pemasaran produk. Pendekatan ini memastikan lulusan memiliki kompetensi komprehensif yang relevan dengan kebutuhan industri modern dan perkembangan era digital.

Tenaga pengajar yang profesional dan berkelas dunia, lulusan dari universitas ternama dalam dan luar negeri, menjadi pilar utama dalam proses pembelajaran. Didukung oleh staf teknis dan administrasi yang kompeten, Fapet IPB mampu menghadirkan sistem pendidikan yang berkualitas tinggi dan berorientasi pada hasil.

Selain itu, jaringan kerja sama yang luas dengan instansi pemerintah, industri swasta, serta mitra internasional memperkuat posisi Fakultas Peternakan IPB sebagai pusat inovasi dan kolaborasi global. Hal ini membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk terlibat dalam penelitian, magang, hingga pengembangan bisnis peternakan berbasis teknologi.

Dengan seluruh keunggulan tersebut, Fakultas Peternakan IPB tidak hanya mencetak lulusan yang ahli di bidangnya, tetapi juga melahirkan inovator dan wirausahawan peternakan yang siap bersaing dan berkontribusi di tingkat dunia.

 

Keilmuan


  1. Teknologi dan manajemen produksi meliputi ternak budidaya, tingkah laku ternak, fisiologi, reproduksi, lingkungan bangunan dan fasilitas peternakan
  2. Pemuliaan dan genetika serta bioteknologi peternakan
  3. Teknologi pakan dan manajemen pastura (Ranch), Ilmu nutrisi, teknologi industri pakan
  4. Teknologi penanganan dan pengolahan daging, susu dan telur serta hasil ikutan (kulit, wool, dsb)
  5. Manajemen dan Bisnis Peternakan

 

Kebaruan Ilmu


  1. Nutrigenomik
  2. Rekayasa Pertumbuhan, Konservasi, Sumberdaya, Ilmu ekonomi, Sosial dan ekologi lingkungan
  3. Kesejahteraan ternak
  4. Logistik peternakan
  5. Metaanalysis
  6. Kebijakan bisnis peternakan
  7. Mitigasi gas metan
  8. Biosecurity

 

Program Studi Berkualitas Tinggi


Terdapat tiga program studi di Fakultas Peternakan, yaitu Program Studi Teknologi Produksi Ternak (TPT) dan Program Studi Teknologi Hasil Ternak (THT) yang diasuh oleh Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (IPTP) dan Program Studi Nutrisi dan Teknologi Pakan (NTP) yang diasuh oleh Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan (INTP). 

Program Studi baik S1 maupun S2  dan S3 SUDAH TERAKREDITASI UNGGUL OLEH BAN-PT. Program Studi baik IPTP dan INTP sudah mendapatkan SERTIFIKASI INTERNASIONAL ASIIN (The Accreditation Agency for Study Programmes in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics) dan AUN-QA (ASEAN UNIVERSITY NETWORK). Hal itu menjadi jaminan bahwa Academic Excellence selalu terjaga di Fakultas Peternakan.

 

Kesempatan Internasional Academy Experiences


 Mahasiswa Fakultas Peternakan Baik S1, S2 maupun S3 memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengalaman menimba ilmu di luar negeri.

 Sarjana :

  • Student Exchange
  • Summer/Winter Course
  • Credit Earning/Supporting Course
  • Magang di Luar Negeri

Pascasarjana :

  • Double Degree
  • Sandwich Programme

 

Fakultas peternakan IPB Bekerjasama dengan Adelaide University (Australia), Gottingen University (Jerman), Bonn University (Jerman), Obihiro University (Jepang), Maejo University (Thailand), University Putra Malaysia (Malaysia), National Pingtung University (Taiwan).

 

Beasiswa


Sumber beasiswa yang dapat diajukan antara lain : Hanter Fapet IPB, PPA, Supersemar, Beasiswa BBM, POM IPB, Yayasan Persada, Rhys-Keanu, PR. Daniprisma, PT. Indocement, Gudang Garam, Toyota Astra, Dana SPP IPB, Dharma Pertiwi, Yayasan Salim, Cresent, ICAC, BPPM, Singapore Airline, Korindo, Martha Tilaar, BIC, EPSON, Zakat, BMU, BRI, Metrodata, Sari Ayu, TNI-AL, YKPP, Taspen, PKPS-BBM, Pertamina, BI, TPSDP, Yampi, BUD, Charoend Pokphand dan PT. DJARUM. 

 


Future Career


Lulusan Fakultas Peternakan telah terbukti menjadi alumni yang sangat kompetitif di dunia kerja sebagai manajer, eksekutif, birokrat, penentu kebijakan, konsultan bisnis, trader (ekspor/impor ternak),  dan profesional lainnya, di bidang peternakan baik pemerintah maupun swasta (perusahaan multinasional bidang pembibitan, pembesaran atau penggemukan, industri pakan ternak, pengolahan hasil ternak baik daging, susu, telur, dan kulit maupun bidang lain yang terkait, seperti perbankan, retail dan LSM). Kelebihan Sarjana Peternakan juga mampu membuka usaha sendiri (wirausaha) dengan modal mikro kecil, menengah dan besar.   

Lulusan FAPET IPB dapat berkerja di bidang :

  • Departemen Pemerintah (Deptan, KUKM, dsb)                             
  • Wirausaha sekitar agribisnis lainnya
  • Administrasi/Kesekretariatan
  • Dinas Peternakan/Pemda
  • Perusahaan Pakan Ternak
  • Perusahaan Obat Ternak
  • Wirausaha Peternakan
  • Melanjutkan Studi S2
  • Industri Peternakan
  • Dosen/Peneliti
  • Perbankan
  • Mass Media
  • Konsultan
  • Farmasi
  • dan lain-lain

 

 

Kerjasama


FAPET IPB telah menjalin kerjasama dengan beberapa lembaga pemerintah dan swasta baik nasional maupun internasional dalam rangka meningkatkan kualitas, sarana, dan prasarana pendidikan, untuk menghasilkan sarjana peternakan berkualitas.

Lembaga yang terlibat dalam kerjasama di tingkat nasional tersebut antara lain : Kementerian Negara Koperasi dan UKM (perbibitan dan Pengembangan sapi perah) ; Direktorat Jenderal Bina Produksi Peternakan Departemen Pertanian (pengembangan sapi perah, pengolahan susu, produksi domba, biogas dan ternak babi) ; Dinas Peternakan Propinsi Jawa Barat (pola breeding itik, standardisasi petugas IB, peredaran mutu semen, database kelembagaan peternakan, model perbaikan areal lingkungan peternakan) ; Bappeda dan Pemda Kabupaten Kuningan (pengembangan dan pendampingan domba) ; Dinas Pertanian, Peternakan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Muko Muko Propinsi Kalimantan Timur (penerapan teknologi limbah peternakan) ; Pemda Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (masterplan sentra produksi ternak ruminansia besar) ; Ditjen PLA & Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor (pengembangan dan rehabilitasi infrastruktur peternakan di Jonggol) ; Dinas Peternakan Propinsi Jawa Barat, PT. BJOR dan Dinas Peternakan & Perikanan Kabupaten Bogor (pemberdayaan masyarakat melalui penggemukan sapi potong).

Kerjasama di tingkat internasional diantaranya : Sub Regional of the Center on Integrated Rural Development for Asia and the Pasific (CIRDAP) in Southeast ASIA (SOCSEA) (pemberdayaan peternak domba/kambing) ; Swedish Agriculture University (SLU) Swedia; Martin Luther University German; International Livestock Research Institute (ILRI).

 


 

Alamat Kontak :

Fakultas Peternakan IPB

Address:
Jl. Agatis Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680
Jawa Barat, Indonesia
Phone: 0251-8622841, 8622812
Fax: 0251-8622842
E-mail : fapet@apps.ipb.ac.id

 

Next --> Sejarah


Informasi Pendaftaran