Unit Pendidikan dan Penelitian Peternakan Jonggol (UP3J)
Fakultas Peternakan - IPB

    


Dalam upaya menghasilkan sumberdaya manusia yang berkualitas, peran pendidikan yang tepat guna serta kecukupan gizi, khususnya kecukupan konsumsi protein hewani akan sangat menentukan. Dalam kaitan ini  peranan sektor pertanian-peternakan akan semakin penting, khususnya untuk memenuhi kebutuhan penyediaan pangan, baik kuantitas serta kualitas yang memadai.

Sebagai perguruan tinggi tertua di bidang pertanian, Institut Pertanian Bogor memiliki sumberdaya ilmu dan teknologi serta sumberdaya manusia yang berkualitas yang sangat potensial dalam menjawab tantangan pengembangan pangan maupun pengembangan kualitas sumberdaya manusia dalam bidang pertanian umumnya dan peternakan khususnya.  

Lab UP3J Fapet-IPB


Institut Pertanian Bogor mempunyai areal kebun seluas 169 ha di daerah jonggol, lebih kurang 60 km dari bogor arah timur. Berkaitan dengan program pengembangan kampus IPB Darmaga, sejak tahun 1980 areal kebun di jonggol dikembangkan sebagai sarana penunjang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, penyuluhan bidang peternakan. Unit Pendidikan dan Penelitian Peternakan Jonggol (UP3J )  Fakultas Peternakan IPB mulai dibangun tahun 1985 - 1991, melalui kerjasama dengan Pemerintah Australia, dan pengelolaannya dilakukan oleh IPB dan Australia. Tahun 1993, pengelolaan UP3J diserahkan kepada Fakultas Peternakan IPB secara mandiri, Melalui SK Rektor no. 020/Um/1993 tanggal 15 Maret 1993. (UP3J) yang juga dikenal sebagai “Jonggol Animal Science Teaching and Research Unit (JASTRU)”, diharapkan dapat dimanfaatkan dan dikembangkan oleh fakultas Peternakan baik untuk kepentingan Fakultas Peternakan, Fakultas lain di lingkungan PB maupun pembangunan peternakan di Indonesia.

Dibawah pembinaan UPT kebun Percobaan IPB dan Fakultas Peternakan IPB, UP3J telah berkembang menjadi salah satu unit pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang cukup memadai. Dengan fasilitas berupa padang pengembalaan, danau buatan, pagar, “holding ground”, ruang laboratorium, wisma tamu, peralatan peternakan seperti “hammer mill”, “mixer”, serta sejumlah ternak ruminansia besar serta kecil, dan juga unggas. Dengan fasilitas seperti itu, UP3J tidak hanya dapat digunakan sebagai fasilitas penunjang kuliah dan penelitian mahasiswa program Diploma (S0/D3), program Sarjana (S1), dan Pascasarjana (S2-S3), tetapi dapat juga digunakan sebagai pusat pengembangan peternakan di Indonesia. Dengan didukung oleh sumberdaya manusia dari Fakultas Peternakan IPB, UP3J mampu menyelenggarakan pelatihan Bagi Peternak maupun Bagi calon Peternak yang ingin mengembangkan profesinya dibidang produksi ternak, pengolahan, pemasaran, dan bisnis yang berkaitan dengan bidang peternakan.

Profil


  • Letak  :   60 Km sebelah Timur Laut Bogor, di Desa Singasari Kecamatan Jonggol Bogor
  • Geografi   :  Ketinggian Berkisar antara 70 m (dari dataran pantai terdekat) di atas permukaan laut. 20% areal UP3J umumnya tanah datar, 60% bergelombang dan 20% bukit-bukit curam dan lembah
  • Luas   :  Luas peternakan adalah 169 Ha
  • Iklim (Selama 19 tahun )  :  Curah hujan rata-rata 3.206 mm. Temperatur maksimum rata-rata 32,7ºC dan temperatur minimum rata-rata 24,5ºC dan kelembaban rata-rata 79%. Bulan terbasah terjadi pada bulan Januari (rata-rata 413 mm) dan bulan terkering yaitu pada bulan Juli (116 mm). Periode kering biasanya selama 3 – 4 bulan yaitu Juni – September.
  • Tanah  :  Tanah di UP3J mempunyai pH rata-rata 6 dan termasuk jenis tanah liat coklat pekat. Memiliki respon yang baik terhadap pemupukan NPK dan tingkat kesuburan tanah umumnya rendah.
  • Padang rumput dan Vegetasi  :    
        1. Brachiaria humudicolla (BH) : 55 Ha
        2. Brachiaria decumbens (BD) : 10 Ha
        3. King grass dan rumput gajah : 2 Ha
  • Kebun koleksi     Themeda spp, Imperata cylindrica, Polytrias amaura, juga jenis gulma seperti : Eupatorium spp, Melastoma spp, Lantana spp dan Mimosa spp.

 

 

Denah Lokasi UP3J, IPB

 



Lihat Semua Berita >>

Tips & Kegiatan Selama WFH