Kolaborasi
Kerjasama Fakultas Peternakan
Kerjasama Fakultas Peternakan
Badan Pengurus Harian (BPH)
Ketua : Hafidz Ilma Albana (IPTP 47)
Wakil Ketua : Yanto Hardianto (INTP 47)
Sekretaris I : Anandya Dara (INTP 47)
Sekretaris II : Febrianti Indah M. (INTP 47)
Bendahara I : Anita Rahman (IPTP 47)
Bendahara II : Laras Shafa Fauziah (IPTP 47)
Ketua : Susi Hasrat Alfisyah (INTP 47)
Sekretaris : Riandhini (INTP 47)
Bendahara : Fadlah Nurussilmah (INTP 48)
Staff : Muhammad Ansori (IPTP 48)
M. Faisal N. (IPTP 47)
Gilang Sastrawijaya (INTP 48)
Ketua : Amalia Ikhwanti (INTP 47)
Sekretaris : Octaviana (INTP 48)
Bendahara : Agustin Herliatika (INTP 48)
Staff : Wahyu Eko Wibisono (IPTP 48)
Budi Wardiman (INTP 47)
Lely Kurniawati (INTP 48)
Ketua : Dian Septy Andhini (INTP 47)
Sekretaris : Anisa Galuh Farahdiba (INTP 48)
Bendahara : Bia Rilma Hijjanty (INTP 48)
Staff : Saeful Anshor (INTP 48)
Andika Gilang Maulana (IPTP 48)
Ketua : Egha Jaka Utama (IPTP 47)
Sekretaris : Bonita Gustin Tumanggor (INTP 48)
Bendahara : Nolin Ermawati (INTP 48)
Staff : Mujahid Al Fikri (IPTP 47)
Ketua : Angga Bagus P. (IPTP 47)
Sekretaris : Nida Fitria (IPTP 48)
Bendahara : Hany Zetira (INTP 48)
Staff : Ossy Rama (INTP 48)
Ninin Choirun Nisa (IPTP 48)
Ferian Amri (INTP 48)
Cindi Septia (INTP 47)
Ketua : Leonardus K.D.B. (IPTP47)
Sekretaris : Shabrina Dyah Wibayanti (INTP 48)
Bendahara : Deti Inayatun N. (INTP 47)
Staff : Rina Roslina (INTP 47)
Fajar Sidiq (INTP 48)
Eka Jatmika (INTP 48)
Departemen Bisnis dan Kemitraan (BK)
Ketua : Sindi Fatonah (INTP 47)
Sekretaris : Gressy (INTP 48)
Bendahara : Ajeng Rukmini A.T.P. (INTP 47)
Staff : Nurkholis (INTP 48)
Ika Nurkamilah (IPTP 48)
Departemen Komunikasi dan Informasi (Kominfo)
Ketua : Fredy Fender (IPTP 47)
Sekretaris : Atika Rahmayanti Noorzhaff (INTP 48)
Bendahara : Muthmainati Asyifa (INTP 48)
Staff : M. Irfan Fadillah (IPTP 47)
Vinny Puteri Suartin (IPTP 47)
Ketahui Lebih Banyak Tentang Departemen INTP

Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan (INTP) awalnya bernama Jurusan Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak (INMT) yang sudah berdiri sejak tahun 1950. Secara struktural jurusan INMT berasal dari Lembaga Ilmu Makanan Ternak yang diketuai oleh Prof. J.H. Hutasoit di dalam struktur Fakultas Kedokteran Hewan - Universitas Indonesia. Pada tahun-tahun tersebut (1950-1960) bersama Lembaga Ilmu Ternak, kedia lembaga ini didirikan sebagai cikal bakal berdirinya Fakultas Peternakan IPB.
Pada tanggal 1 September 1963, melalui SK Presiden No. 279 Tahun 1963, Fakultas Peternakan secara resmi berdiri, demikian juga Jurusan INMT.Hingga tahun 1994 di bawah struktur Fakultas Peternakan, Jurusan INMT bersama jurusan lain di Fakultas Peternakan mengasuh satu Program Studi yaitu Program Studi Ilmu Produksi Ternak. Pada tanggal 11 Juli 1996, sesuai dengan SK Dirjen Dikti No. 216/DIKTI/Kep/1996, Program Studi Nutrisi dan Makanan Ternak (NMT) untuk jenjang Pendidikan Sarjana S1 didirikan.
Sejak bulan Juni tahun 2000, Program Studi Nutrisi dan Makanan Ternak olah Badan Akreditasi Nasional ditetapkan sebagai Program Studi dengan nilai AKREDITASI A.
Program Studi NTP sudah mendapatkan Akreditasi “A” dari BAN-PT dan setiap 5 tahun sekali selalu melakukan reakreditasi dan pada tanggal 04-10-2024 Badan Akreditasi Nasional kembali mengeluarkan 6565/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/XI/2024 status Akreditasi Unggul untuk PS Nutrisi dan Teknologi Pakan sampai tahun 2028.
Produk ternak (daging, susu, dan telur) merupakan bahan pangan sumber protein berkualitas baik yang sangat dibutuhkan untuk terciptanya sumberdaya manusia yang berkualitas tinggi guna memenangkan persaingan yang sangat ketat dalam era globalisasi sekarang ini.
Kompetensi lulusan Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan adalah :
Pendidikan Strata S1
Pengetahuan : Menguasai pengetahuan tentang prinsip-prinsip ilmu nutrisi dan teknologi pakan dalam proses produksi pangan hewani secara efisien, aman bagi kesehatan ternak dan manusia serta ramah lingkungan dengan mengelola pakan yang diproduksi secara kontinyu dan berkualitas dengan sistem industri. Profesional Skill : Mampu menerapkan teknologi produksi dan pemberian pakan berdasarkan prinsip-prinsip sistem industri peternakan yang efisien dan mampu menyelesaikan permasalahan dengan memanfaatkan IPTEKS dan informasi data Manajerial skill : Mampu berkomunikasi, berfikir, kreatif, inovatif, responsif, dan analitis dalam menjalankan pekerjaan secara mandiri atau tim dengan penuh tanggungjawab dan mampu belajar sepanjang hayat, serta mampu memimpin dan beradaptasi dalam berbagai lingkungan dengan sikap yang profesional
Pendidikan Strata S2
Pendidikan Strata S3
Lulusan INTP dapat bekerja dalam bidang :
Akademisi
1. Dosen/ Peneliti
2. Ilmuwan
3. Nutritionist/Formulator
Bisnis
1. Produsen Pakan (Industri)
2. Produsen Hijauan Pakan
3. Konsultan Pakan
4. Supplier Pakan
5. Peternak
6. Supervisor
7. Manager Lapang
8. Technical Service
9. Perbankan
Pemerintahan
1. Departemen Pertanian
2. Pemerintah Daerah
3. Penyukuh Pertanian
4. Quality Control
5. Quality Assurance
Kelompok
1. Kelompok Ternak
2. Koperasi Pakan
3. Konservasi Hijauan
4. Lembaga Sosial masyarakat

Lahirnya Jurusan Ilmu Produksi Ternak (IPT) bersamaan dengan berdirinya Fakultas Peternakan IPB, yaitu pada tanggal 1 September 1963. Pendirian Jurusan IPT diperkuat dengan Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan llmu Pengetahuan (PTIP) No. 92/1963 dan disahkan oleh Presiden Republik Indonesia (berdasarkan Surat Keputusan No. 279/1965). Pada tahun 2003, nama Jurusan Ilmu Produksi Ternak berubah menjadi Departemen llmu Produksi dan Teknologi Peternakan (DIPTP) berdasarkan SK Rektor No 120/K13/OT/2003.
Sejak tahun 2006, IPB menerapkan kurikulum Mayor Minor. Departemen IPTP yang merupakan salah satu departemen di IPB juga menerapkan kurikulum Mayor Minor dengan menawarkan Mayor Teknologi Produksi ternak dan telah meluluskan angkatan pertama kurikulum Mayor Minor pada tahun 2009. Untuk meningkatkan mutu pendidikan, DIPTP juga telah berhasil memperoleh berbagai program peningkatan mutu pendidikan yang diselenggarakan oleh DIKTI, yaitu: Program Semi Quality for Undergraduate Education (Semi QUE) pada tahun 1999; Program SP4 untuk pengadaan peralatan pada tahun 2004; Program Hibah Kompetensi A2 (PHK-A2) pada tahun 2005 sampai tahun 2007 dan Program Hibah Kompetensi Institusi (PHKI) pada tahun 2008 hingga 2010. Sejak tahun 1998, DIPTP berhasil mendapatkan akreditasi A untuk Program Studi Teknologi Produksi Ternak dan akreditasi B untuk Program Studi Teknologi Hasil Ternak oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasarkan keputusan BAN-PT No. 00509/Ak-I.1/IPBLMT/VIII/1998 dan BAN-PT No. 00506/Ak-I.1/IPBCYT/VIII/1998. Berdasarkan keputusan BAN-PT No. 001/BAN – PT/Ak-XI/S1/IV/2008 Mayor Teknologi Produksi Ternak mendapatkan akreditasi A.
"Menjadi pusat unggulan dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Teknologi Produksi Ternak dan Teknologi Hasil Ternak untuk mendukung industri peternakan yang berkelanjutan dengan tetap mempertahankan dan memanfaatkan kelestarian alam"
Menyelenggarakan pendidikan tinggi modern berbasis penelitian untuk menghasilkan lulusan berkualitas serta terampil dalam memanfaatkan sumberdaya ternak dan hasil-hasilnya, mengembangkan industri peternakan dan mempunyai jiwa kewirausahaan sehingga mampu bersaing pada pasar global.
Mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi yang ramah lingkungan dalam bidang produksi ternak dan pengolahan hasil ternak melalui program penelitian yang mutakhir dan berkualitas untuk mendukung proses pendidikan dan penyelesaian masalah yang berhubungan baik dalam bidang budidaya maupun pengolahan hasil ternak.
Meningkatkan peran dan tanggungjawab dalam pengabdian pada masyarakat dengan menyebarkan hasil-hasil penelitian terapan, kaji tindak, maupun paket teknologi tepat guna untuk dimanfaatkan dalam kegiatan produktif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Fasilitas Pendidikan dan Penelitian
Ruang Kuliah tipe besar dan kecil yang nyaman di kampus IPB Darmaga.
Laboratorium untuk kegiatan praktikum, responsi atau penelitian yang lengkap dan modern, yaitu Unit budidaya ternak (sapi potong, sapi perah, unggas, babi, domba, kambing, kelinci, ternak model dan aneka ternak), rumah pemotongan hewan, unit pengolahan hasil ternak (susu, daging, telur, madu), unit pengolahan limbah dan hasil ikutan, unit evaluasi karkas (sapi, domba, babi), unit analisa organoleptik, unit pengujian mikrobiologi, unit analisa molekuler, laboratorium komputer, hotspot area, perpustakaan, dan unit usaha komersil produk peternakan sebagai tempat latihan mahasiswa
Fasilitas Penunjang (Umum)
Departemen IPTP ditunjang dengan beberapa fasilitas umum yang penggunaannya dilakukan secara bersamaan dengan Departemen INTP atau departemen lain diluar Fakultas Peternakan, seperti auditorium, kantin, perpustakaan dan akses hot spot yang dapat dijangkau diseluruh bagian Departemen IPTP. Selain itu tersedia fasilitas olahraga seperti gymnasium, lapangan basket, dan tenis, serta lahan parkir yang luas.
Fokus penelitian yang dilakukan di Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan meliputi:
Renstra Fakultas Peternakan IPB 2019-2023.pdf