Selamat dan Sukses kepada Himaproter dalam Abdidaya Ormawa 2026

Selamat dan Sukses kepada Himaproter atas capaiannya meraih Penghargaan Terbaik 2, kategori Tim Pelaksana : Perubahan Masyarakat Terbaik, dalam Abdidaya Ormawa 2026
Prestasi, Pencapaian, Award

Selamat dan Sukses kepada Himaproter atas capaiannya meraih Penghargaan Terbaik 2, kategori Tim Pelaksana : Perubahan Masyarakat Terbaik, dalam Abdidaya Ormawa 2026

Selamat dan Sukses kepada Prof. Irma Isnafia Arief, atas pencapaian sebagai Best 3 Academic Leader of IPB University 2026
Fakultas Peternakan (Fapet) IPB University kembali mengukuhkan posisinya di panggung keilmuan tingkat dunia. Guru Besar Fapet IPB University, Prof. Dr. Anuraga Jayanegara, secara gemilang berhasil menembus daftar Stanford–Elsevier Top 2% Scientists dalam dua kategori sekaligus, yaitu Career-Long (dampak sitasi sepanjang karier) dan Single-Year (dampak publikasi dalam satu tahun terakhir).
Pemeringkatan internasional yang dirilis oleh Stanford University bersama publisher global Elsevier ini mengukur dampak dan pengaruh riset peneliti dunia berdasarkan berbagai indikator bibliometrik objektif, termasuk jumlah sitasi, H-index, dan indikator komposit dampak ilmiah.
Pengakuan Keunggulan Riset Ilmu Nutrisi dan Pakan Ternak
Masuknya nama Prof. Anuraga dalam kategori Career-Long dan Single-Year merupakan wujud pengakuan internasional atas kepakaran serta konsistensinya di bidang riset nutrisi ternak, metodologi pemodelan pakan (animal feed and nutrition modelling), metabolisme rumen, serta pengembangan pakan fungsional berkelanjutan.
Sebagai pendiri sekaligus pimpinan grup riset Animal Feed and Nutrition Modelling Research Group (AFENUE) di Fapet IPB, Prof. Anuraga telah melahirkan ratusan publikasi ilmiah bereputasi internasional yang menjadi rujukan peneliti peternakan global.
Sosok Akademisi dengan Profil Kepakaran Mumpuni
Lahir di Bojonegoro pada 2 Juni 1983, Prof. Anuraga dikenal sebagai salah satu guru besar termuda di IPB University dengan rekam jejak akademik yang sangat cemerlang:
Apresiasi dan Komitmen IPB University
Rektor IPB University, Dr. Alim Setiawan Slamet, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian para akademisi IPB, khususnya Prof. Anuraga Jayanegara dan Prof. Dr. Ir. Daniel Murdiyarso yang berhasil masuk dalam kedua kategori (Career-Long dan Single-Year).
"Pengakuan ini menjadi pengingat bahwa kontribusi perguruan tinggi tidak berhenti di ruang kelas atau laboratorium. Pengetahuan yang dihasilkan para akademisi perlu terus dikembangkan, dipublikasikan, dan menjadi bagian dari percakapan ilmiah global," ujar Rektor.
Beliau menambahkan bahwa IPB University akan terus berkomitmen mendorong para dosen dan peneliti untuk memperkuat kualitas riset, memperluas kolaborasi internasional, serta menghasilkan temuan yang relevan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan penyelesaian tantangan nyata di tengah masyarakat.
Torehan kebanggaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi segenap civitas akademika Fakultas Peternakan IPB University untuk terus berinovasi dan berkarya di level internasional.
Prof. Asep Gunawan meraih penghargaan Golden Medal Innovation Award 2026 atas inovasinya berupa kit untuk seleksi domba premium. Penghargaan tersebut diberikan oleh Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Hewan IPB (IKA FKH IPB) dalam rangkaian INOVETION 2026 yang berlangsung di Hall Nusantara, Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang Selatan, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan INOVETION 2026 merupakan bagian dari rangkaian ILDEX 2026, yang menjadi salah satu ajang yang mempertemukan berbagai inovasi dan perkembangan teknologi di bidang peternakan dan kesehatan hewan.
Inovasi kit seleksi domba premium yang dikembangkan Prof. Asep Gunawan ditujukan untuk membantu peternak dalam menentukan dan menghasilkan bibit domba berkualitas secara lebih praktis. Teknologi ini memungkinkan proses seleksi dilakukan secara cepat dan langsung di lapangan, sehingga peternak tidak harus melakukan pengujian melalui laboratorium.
Kemudahan tersebut diharapkan dapat membantu peternak dalam melakukan seleksi bibit secara lebih efektif, sehingga proses pengembangan populasi domba berkualitas dapat dilakukan secara lebih optimal. Selain meningkatkan kualitas bibit, teknologi ini juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan populasi domba dan nilai jual ternak.
Pada akhirnya, penerapan teknologi seleksi yang praktis dan mudah digunakan di tingkat peternak diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi pengembangan usaha peternakan domba di Indonesia, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan peternak.
Penghargaan Golden Medal Innovation Award 2026 menjadi bentuk apresiasi atas inovasi yang dikembangkan dan sekaligus menjadi dorongan untuk terus menghasilkan teknologi peternakan yang aplikatif, tepat guna, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia peternakan Indonesia.
Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Erika Budiarti Laconi, menerima Penghargaan Inovasi Industri 2026 pada kategori Leadership in Research & Innovation Commercialization for Food Commodity.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Tender Academy sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kepemimpinan dalam mendorong riset, inovasi, serta komersialisasi hasil penelitian yang memberikan manfaat bagi pengembangan industri pangan.
Penghargaan Inovasi Industri merupakan ajang apresiasi yang diselenggarakan oleh PT Tender Indonesia bersama Tender Academy untuk memberikan penghargaan kepada akademisi, tokoh, dan pelaku industri yang dinilai berhasil menghasilkan inovasi serta memperkuat hilirisasi teknologi dan hasil riset di berbagai sektor strategis.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri melalui kolaborasi dengan Forum Sinergi Inovasi Industri, sehingga hasil penelitian dan inovasi dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi pembangunan nasional.