Fieldtrip ke penangkar burung di Ciluar dan Ciapus Kabupaten Bogor, Rabu (7/4), mengakhiri rangkaian acara Pelatihan Budidaya dan Penetasan Burung dan Unggas. Pelatihan yang dimulai sejak Senin (5/4) ini diikuti oleh 32 peserta yang berasal dari Palembang, Pekanbaru, Lampung, Bandung, Bogor, Jakarta, Bekasi, Yogyakarta dan Surabaya.
Sebelumnya, para peserta yang merupakan hobbies burung berkicau ini mengikuti acara penutupan di Ruang Sidang Fakultas Peternakan (Fapet) IPB. Dekan Fapet Dr.Ir. Luki Abdullah berkesempatan menutup acara ini,seraya mengatakan, bahwa kegiatan pelatihan semacam ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh IPB.
Sebelumnya, para peserta yang merupakan hobbies burung berkicau ini mengikuti acara penutupan di Ruang Sidang Fakultas Peternakan (Fapet) IPB. Dekan Fapet Dr.Ir. Luki Abdullah berkesempatan menutup acara ini,seraya mengatakan, bahwa kegiatan pelatihan semacam ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan oleh IPB.
“Burung merupakan satu potensi yang cukup besar dalam bidang kewirausahaan. Harga jual yang relatif tinggi untuk sejumlah jenis burung, mengharuskan kita untuk dapat mengembangbiakkannya,” ujar Dr. Luki yang mengapresiasi para narasumber yang telah mengisi pelatihan ini.
Para narasumber dimaksud adalah Ir. Rukmiasih, MS., Maria Ulfah, SPt,M.ScAgr., dan Prof. Ani Mardiastuti. Mereka berbicara tentang Pengenalan Jenis Unggas, Teknik Budidaya Unggas, Teori dan Praktik Teknis Penetasan Unggas, Pengenalan Jenis Burung dan Unggas, Pra Penangkaran, Penangkaran, serta Kebijakan Penangkaran Burung.
Dalam kesempatan ini para peserta menyampaikan harapan kepada penyelenggara, yakni IPB dan Yayasan BnR, untuk melanjutkan pelatihan dengan tema-tema yang dibutuhkan oleh para hobbies. Sementara, Ketua Panitia RickyL. Santoso dari Yayasan BnR mengaku senang dengan banyaknya ilmu yang diperoleh para hobbies selama pelatihan. Karena menurutnya, para hobbies senantiasa otodidak, sehingga keilmuan perlu terus ditingkatkan.
Gayung bersambut. Ketua Komisi Kerjasama Fakultas Peternakan IPB, Dr.Ir. Panca Dewi, MS., berencana mengadakan pelatihan penyediaan pakan burung berkicau pada Bulan Juli mendatang. Selanjutnya, tema-tema pelatihan bisa diambil dari mailing list para hobbies yang dibentuk saat pelatihan berlangsung.
Lebih lanjut Dr. Pancamengatakan, dari pelatihan ini Fapet IPB berencana memasukkan Burung Berkicau sebagai salah satu minor mata kuliah. Karena menurutnya, kini burung tidak lagisekadar hobi, tapi sudah mengarah pada industri atau wirausaha yang sangatpantas untuk dikembangkan. (nm)