Menteri Pertanian, Ir. Suswono, MMA menyempatkan hadir dalam Masa Perkenalan Fakultas (MPF) Peternakan Institut Pertanian Bogor (IPB) setelah rapat koordinasi Kabinet Bersatu II di Istana Bogor (6/8). Ratusan mahasiswa baru Fakultas Peternakan IPB serta mahasiswa tingkat akhir memenuhi Auditorium Jannes Humuntal Hutasoit, Kampus IPB Darmaga demi bertatap muka langsung dengan Menteri Pertanian.

Ir. Suswono, yang juga alumni peternakan IPB, menyatakan kegembiraannya atas antusiasme yang tampak dari wajah-wajah generasi muda terhadap dunia pertanian khususnya bidang peternakan. “Saya menyambut gembira atas diterimanya saudara untuk dididik menjadi peternak handal di IPB. Sesuai dengan misi yang diemban IPB yakni berbasis kewirausahaan, saya harap alumni peternakan IPB menjadi peternak yang handal,” ujarnya.

Dulu, sektor peternakan masih sub margin, namun sekarang dengan adanya pertumbuhan ekonomi baru sudah menjadi sektor yang diperhitungkan. Dalam RAPBN 2011, Dirjen Peternakan Kementan RI, sudah menganggarkan dana sebesar 2,2 trilyun rupiah untuk sektor peternakan dan kesehatan hewan. “Kenaikan anggaran ini naik hampir tiga kali lipat jika dibandingkan anggaran tahun 2010 sebesar 800 milyar rupiah,” ujarnya.

Kenaikan anggaran ini sebagai upaya Kementan untuk mencapai Swasembada daging 2014. Saat ini Indonesia mengimpor 70 ton daging sapi dan 400 ribu ekor sapi bakalan. Ini bisa menjadi peluang wirausaha yang besar bagi generasi muda. “Dari pada kita mengimpor sapi sebanyak itu, lebih baik kita berdayakan sapi lokal. Salah satu program yang digalakkan Kementan adalah Sarjana Membangun Desa (SMD). Nantinya setelah lulus, saudara bisa mendaftar untuk mengikuti program ini”ujarnya.

SMD merupakan program Kementan untuk meningkatkan produksi daging lokal. Dengan memberikan bantuan modal sebesar 360 juta rupiah, alumni-alumni peternakan diharapkan mampu menjadi lokomotif yang bermitra dengan peternak kecil.(zul)