Akademisi dari Fakultas Peternakan (Fapet) IPB University kembali menunjukkan kiprahnya di forum global. Prof. Asep Gunawan, hadir memenuhi undangan sebagai pembicara kunci (Keynote Speaker) dalam gelaran International Conference on Agricultural Sciences (ICAS 2026).
Konferensi internasional yang diselenggarakan di Can Tho University, Vietnam, pada 27–29 Maret 2026 ini mengusung tema besar mengenai inovasi pertanian cerdas iklim dan sistem pangan pertanian yang tangguh. Forum ini menjadi titik temu bagi para pakar dunia untuk berbagi praktik berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim dan gangguan rantai pasok global.
Dalam sesi presentasinya, Prof. Asep Gunawan memaparkan topik strategis bertajuk "Transcriptome Analysis for the Improvement of Local Livestock: Genomic Technology and Precision Animal Breeding." Ia menjelaskan bagaimana pemanfaatan teknologi genomik, khususnya analisis transkriptom, dapat menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas ternak lokal melalui sistem pemuliaan presisi.
"Pemanfaatan teknologi genomik memungkinkan kita untuk memahami potensi genetik ternak lokal secara lebih mendalam. Hal ini krusial untuk menciptakan sistem peternakan yang lebih tangguh dan adaptif terhadap tantangan lingkungan saat ini," ungkapnya di sela-sela konferensi.
Kehadiran perwakilan IPB University dalam ICAS 2026 ini mempertegas komitmen fakultas dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam aspek ketahanan pangan dan kerja sama global. Selain memaparkan inovasi teknologi, forum ini juga menjadi sarana memperkuat jejaring akademik antara IPB University dengan berbagai institusi internasional dalam pengelolaan lahan berkelanjutan dan sistem agri-pangan yang resilien.
Acara ICAS 2026 sendiri dihadiri oleh berbagai peneliti dan praktisi sektor pertanian dari mancanegara, yang secara kolektif berupaya mencari solusi atas degradasi lingkungan dan tantangan ketersediaan pangan di masa depan.