Can Tho, Vietnam – Prof. Dr. Asep Gunawan, yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Sumberdaya, Kerjasama, dan Pengembangan Fakultas Peternakan IPB, tampil sebagai keynote speaker dalam The 4th International Conference on Agricultural Sciences and Sustainable Development (ICAS) 2026 yang diselenggarakan di Can Tho University pada 27–29 Maret 2026.
Dalam forum internasional tersebut, Prof. Asep bersama pembicara dari Jepang, Korea, Prancis, Vietnam, Malaysia, dan Filipina menjadi keynote Speaker ICAS 2026. Kehadiran para Keynote Spekaer dan peserta seminar dari berbagai negara ini memberikan kontribusi signifikan dalam membahas tema besar konferensi, yaitu “Digital and Biotechnology Innovation for Sustainable Agri-Food System.”
Pada kesempatan tersebut, Prof. Asep Gunawan mempresentasikan topik berjudul “Transcriptome Analysis for The Improvement of Local Livestock: Genomic Technology and Precision Animal Breeding.” Dalam paparannya, Prof Asep menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi omics, khususnya analisis transkriptomik, sebagai pendekatan mutakhir untuk meningkatkan mutu genetik ternak lokal. Teknologi omics memungkinkan analisis yang komprehensif terhadap ekspresi gen, sehingga dapat menghasilkan inovasi dalam program pemuliaan ternak yang lebih presisi. Selain itu, hasil inovasi ini tidak hanya berhenti pada ranah akademik, tetapi juga didorong untuk didiseminasikan kepada masyarakat, khususnya peternak, guna meningkatkan nilai tambah ekonomi serta kesejahteraan mereka.
Partisipasi dalam ICAS 2026 ini juga menjadi momentum strategis bagi Fakultas Peternakan IPB untuk memperkuat kerja sama internasional. Forum ini membuka peluang kolaborasi baru dengan berbagai mitra global, sekaligus memperluas jejaring akademik dan riset di bidang peternakan dan sistem pangan berkelanjutan. Melalui undangan sebagai keynote speaker pada forum bergengsi ini, Fakultas Peternakan IPB semakin menegaskan perannya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi peternakan di tingkat global, serta kontribusinya dalam mendukung pembangunan sistem agro-pangan yang berkelanjutan.