Fakultas Peternakan Fakultas Peternakan Fakultas Peternakan
  • Home
  • Profil
    • Profil
      • Fakultas Peternakan IPB
      • Sejarah
      • Visi, Misi, Tujuan & Motto
      • Struktur Organisasi & Tupoksi
      • Pimpinan Fapet
      • Kebijakan Mutu
      • Program Kerja & Renstra
      • Senat Fapet IPB
      • Identitas : Warna Bendera, Yel-yel, Mars Fapet
      • Leaflet Fakultas
      • Daftar Keanggotaan Dosen di Komite Internasional
      • Himpunan Alumni Fapet
      • sitemap
    • Fasilitas
      • Laboratorium
      • Ruang Kuliah
      • Perpustakaan
      • UP3J
      • Auditorium
      • Layanan Kesehatan
      • Fasilitas Penunjang
      • Akses Internet dan Sistem Informasi
    • Dosen & Staf
      • Dosen D-IPTP
      • Dosen D-INTP
      • Bidang Kepakaran Dosen
      • Daftar Keanggotaan Dosen dalam Asosiasi
      • Prestasi Dosen
      • Dosen Outbound
      • Staf Inbound
      • Profil Tenaga Kependidikan
      • Prestasi Tenaga Kependidikan
    • Divisi
      • Produksi Ternak Perah
      • Produksi Ternak Unggas
      • Produksi Ternak Daging Kerja & aneka Ternak
      • Teknologi Hasil Ternak
      • Pemuliaan dan Genetika
      • Teknologi Industri Pakan
      • Nutrisi Ternak Perah
      • Nutrisi Nutrisi Ternak Daging dan Kerja
      • Ilmu & Teknologi Tumbuhan Pakan & Pastura
      • Manufaktur dan Industri Pakan
      • Nutrisi Ternak Unggas
  • Pendidikan
    • Pendidikan Sarjana (S1)
      • Pengertian Umum
      • Teknologi Produksi Ternak
      • Nutrisi dan Teknologi Pakan
      • Teknologi Hasil Ternak
    • Kurikulum S1
      • Pengertian Umum
      • Kurikulum Teknologi Produksi Ternak
      • Kurikulum Nutrisi dan Teknologi Pakan
      • Kurikulum Teknologi Hasil Ternak
      • Kurikulum PPKU
    • Pendidikan Pascasarjana
      • Ilmu Nutrisi dan pakan (S2&S3)
      • Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (S2&S3)
    • Akademik
      • Status Akreditasi
  • Direktori
    • Fapet IPB
      • Inovasi & HAKI
      • Video Highlight
      • Fapet Insight
      • Berita
      • Download Media Promosi
      • POB Layanan Akademik
      • Denah Area IPB
      • Nomor Kontak Darurat
      • Lensa Inspirasi
      • Download Form Pelayanan Akademik
      • Sustainable Deveopment Goals | SDGs
      • FAQs
      • Riset & Kepakaran
    • Publikasi
      • Tropical Animal Science Journal
      • Media Peternakan
      • Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan
      • Bulletin Ilmu Makanan Ternak
      • Buku Karya Staf Fapet IPB
      • AADGC 2014 Proceeding
      • Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan
    • Penelitian
      • Tesis Mahasiswa Pascasarjana (S2)
      • Disertasi Mahasiswa Pascasarjana (S3)
      • Skripsi Mahasiswa Sarjana (S1)
    • Kerjasama
      • Kerjasama Dalam Negeri
      • Kerjasama Luar Negeri
    • Seminar
      • ISAI 2012
      • ISAI 2015
      • SNIP 2017
      • ISAI 2018
      • ICARE 2021
      • ICARE 2024
    • PPID Fapet
      • Profil PPID
      • Daftar Informasi Publik
      • Informasi Berkala
      • Informasi Tersedia Setiap Saat
      • Informasi Serta Merta
      • Daftar Peraturan/Keputusan/Kebijakan
      • Laporan Tahunan
      • Program Kegiatan
      • Program Strategis
      • Tata Tertib Kehidupan Kampus
    • More
      • Program Beasiswa
      • Jadwal Kegiatan
      • Testimoni
      • Achievement
  • Kemahasiswaan & Alumni
    • Kemahasiswaan
      • Daftar Kegiatan Outbound Mahasiswa Ke Luar Negeri
      • Program Kreativitas Mahasiswa
      • Daftar mahasiswa Internasional
      • Daftar Kegiatan Kemahasiswaan
      • Daftar Prestasi Mahasiswa
    • Alumni
      • Himpunan Alumni IPB
      • Lowongan Kerja
      • Tracer Alumni
      • Profil Alumni
      • Daftar Alumni Fapet IPB
      • Alumni Fapet
    • Lembaga Kemahasiswaan
      • Badan Eksekutif Mahasiswa
      • Himaproter
      • Himasiter
      • DPM Fapet IPB
      • Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKM)
    • Beasiswa
    • Daftar Mahasiswa Internasional
  • PPID
  • search
  1. You are here:  
  2. Home
  3. Why Fapet IPB ?
  4. Uncategorised

Uncategorised

Details
Created: 25 February 2015
Hits: 6303

{gallery}myphotos{/gallery}.

Details
Created: 19 October 2009
Hits: 9382

BUILDING ENTREPRENEUR STUDENT (BEST) PROGRAM 

Image

Mahasiswa perguruan tinggi telah dibekali ilmu pengetahuan sesuai dengan minatnya, namun pengasahan dan pengembangan kreatifitas dan motifasi sangat minim dilakukan. Akibatnya, setelah mereka lulus pada umumnya mereka merasa belum siap untuk berkarya (bekerja atau berwirausaha).

Banyak lulusan yang kurang tangggap melihat peluang-peluang usaha yang ada. Kalaupun melihat peluang tersebut, mereka tidak berani memanfaatkannya. Pemegang ijazah Diploma maupun Sarjana baru masih ragu dan belum siap untuk bekerja ataupun berusaha. Dipandang dari perspektif jaminan mutu, kemampuan lulusan baru tersebut sebenarnya masih termasuk dalam kategori "SDM Siap Latih". Kurikulum di bangku kuliah sebagian besar lebih berorientasi kepada teori-teori daripada praktek. Bekal pengetahuan yang diperoleh selama kuliah tersebut belum sepenuhnya membantu untuk segera dapat bekerja sebagai pelaku wirausaha ataupun sebagai pengelola usaha orang lain. Hanya sedikit sekali dari hasil pendidikan yang dapat dimanfaatkan bagi perkembangan jiwa kewirausahaan.

Di lain pihak, kebanyakan pengusaha/ pemilik usaha kecil sampai menengah baik yang dikelola oleh lulusan perguruan tinggi ataupun lulusan sekolah menengah cenderung menangani seluruh kegiatan berbekal naluri, institusi, dan pengalaman pribadi. Hanya sedikit sekali pengalaman atau pengetahuan hasil pendidikan yang diperolehnya selama sekolah dapat dimanfaatkan bagi perkembangan jiwa kewirausahaan mereka. Hasil studi mengenai usaha kecil dari ILO tahun 1992 di Jawa dan Bali, menyatakan bahwa lebih dari 40% usaha kecil dalam tahun-tahun permulaan usaha mengalami kegagalan dan 86% yang telah berjalan usahanya tidak berkembang menjadi usaha menengah. Permasalahan yang timbul tersebut disebabkana antara lain oleh:
  1. Kualitas SDM/ pengelola yang rendah.
  2. Kurang memiliki jiwa kewirausahaan.
  3. Pengetahuan administrasi usaha yang kurang.
  4. Jaringan dan informasi pemasaran yang rendah.
  5. Pengelolaan keuangan usaha yang marjinal.
  6. Kurang mampu menjalin akses lembaga pendanaan.

Dalam usaha mewujudkan calon-calon pengusaha muda terdidik atau pengusaha muda pemula, Fakultas Peternakan IPB membuka wadah Unit Kewirausahaan sebagai wahana penumbuhkembang budaya kewirausahaan di perguruan tinggi melalui program Building Entrepreneur Student (BEST).

Tujuan diselenggarakannya program BEST :

  1. Membentuk pola berpikir wirausaha.
  2. Meningkatkan pemahaman dan penjiwaan kewirausahaan di kalangan mahasiswa agar mampu menjadi wirausahawan yang berwawasan jauh ke depan dan luas berbasis ilmu yang diperolehnya.
  3. Meningkatkan pemahaman manajemen (organisasi, produksi, keuangan dan pemasaran).
  4. Memperkenalkan cara melakukan akses informasi, pasar, teknologi, cara pembentukan kemitraan usaha, strategi dan etika bisnis, serta pembuatan rencana bisnis atau studi kelayakan yang diperlukan agar lebih siap dalam pengelolaan usaha yang sedang akan dilaksanakan. 


Output yang Diharapkan :

  1. Perubahan sikap/perilaku dari pasif menjadi aktif dalam mencari peluang-peluang usaha.  
  2. Peningkatan pengetahuan tentang kiat berusaha untuk menjadi wirausaha yang sukses.
  3. Peningkatan pengetahuan tentang manajemen usaha, produksi, pemasaran dan keuangan.
  4. Mempunyai kemampuan membuat perencanan bisnis (bussines plan) dan mengimplementasikan dalam bentuk usaha yang sesuai dengan minat peserta.

Rangkaian program BEST yang akan diterapkan meliputi :

  1. Seleksi berdasarkan bakat dan kemampuan berwirausaha,
  2. Pembekalan materi manajemen usaha, pemasaran, produksi dan keuangan, dsb.
  3. Penyusunan proposal (bussiness plan)
  4. Presentasi bussiness plan
  5. Magang
  6. Aplikasi bussiness plan terbaik
  7. Konsultasi bisnis dan pendampingan usaha.
Details
Created: 02 September 2008
Hits: 8980

 

Visi


Menjadi pusat unggulan dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang Teknologi Produksi Ternak dan Teknologi Hasil Ternak untuk mendukung industri peternakan yang berkelanjutan dengan tetap mempertahankan dan memanfaatkan kelestarian alam.

Misi


  1. Menyelenggarakan pendidikan tinggi modern berbasis penelitian untuk menghasilkan lulusan berkualitas serta terampil dalam memanfaatkan sumberdaya ternak dan hasil-hasilnya, mengembangkan industri peternakan dan mempunyai jiwa kewirausahaan sehingga mampu bersaing pada pasar global.
  2. Mengembangkan dan menerapkan ilmu pengetahuan dan inovasi teknologi yang ramah lingkungan dalam bidang produksi ternak dan pengolahan hasil ternak melalui program penelitian yang mutakhirdan berkualitas untuk mendukung proses pendidikan dan penyelesaian masalah yang berhubungan baik dalam bidang budidaya maupun pengolahan hasil ternak.
  3. Meningkatkan peran dan tanggungjawab dafam pengabdian pada masyarakat dengan menyebarkan hasil-hasil penelitian terapan, kaji tindak, maupun paket teknologi tepat guna untuk dimanfaatkan dalam kegiatan produktif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Details
Created: 08 July 2008
Hits: 30152

Program Alih Jenis S1
Teknologi Produksi Ternak
Penyelenggaraan Khusus Fakultas Peternakan


Pendahuluan

Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor  yang berdiri sejak tahun 1963 dan telah menghasilkan ratusan pasacasarjana, ribuan Sarjana, dan ratusan program diploma Peternakan.  Untuk menjembatani kebutuhan sarjana yang dapat terampil dalam bisnis peternakan, maka perlu difasilitasi program alih jenis S1 yang merupakan kelanjutan dari program D3 peternakan.

Tujuan

Menciptakan  sarjana peternakan yang mampu menguasai Teknologi Produksi dan industri Peternakan, memfasilitasi peningkatan jenjang karir dan kompetensi bagi tenaga ahli madya (diploma) serta meningkatkan kemampuan berfikir analis dan logis.

Staf Pengajar dan Fasilitas

Program ini akan didukung oleh staf pengajar yang berpengalaman dengan kualifikasi jenjang pendidikan Doktor (42 orang), Magister (35 orang), dan 11 orang sarjana. Program ini didukung pula oleh para alumni sukses yang bergerak di bidang wirausaha.

Fasilitas ruang kuliah di pusat kota Bogor dengan kapasitas 60 orang dilengkapi dengan OHP dan LCD. Laboratorium analisis dilengkapi dengan alat modern  dan laboratorium lapang berikut ternaknya berada di Unit Pendidikan dan penelitian Peternakan Jonggol (UP3J). Perpustakaan dilengkapi dengan AC dan komputer.

Kegiatan Akademik

Lama studi program ini antara 4 - 6 semester dengan beban SKS maksimal 100 setelah dikurangi materi kurikulum D3 sebelumnya. Bagi lulusan diploma berlaku persyaratan SKS melalui penyetaraan maksimum 50% dari seluruh beban.

Waktu perkuliahan :

 Senin - Jumat           :   18:30 - 22:00
 Sabtu    :   08:00 - 16:00
 Lokasi   :   Kampus IPB

Persyaratan Umum

  1. Pegawai Dinas Peternakan daerah dengan kualifikasi setara D3
  2. Lulusan program diploma III

Biaya Pendidikan

Peserta yang telah dinyatakan diterima diwajibkan membayar biaya pendidikan sebesar :
  1. Biaya Pembangunan Institusi dan fasilitas (BPIF)    Rp 3.000.000,-  
  2. Biaya Non BOP                                                                 Rp 500.000,-       (Jaket, Asuransi, KTM)
  3. Biaya Operasional Pendidikan (BOP)
  • Biaya Penyelenggaraan Mutu Pendidikan (BPMP)         Rp 2.000.000,-/semester
  • Biaya Satuan Kredit                                                               Rp 150.000,-/sks
  • Biaya sks penelitian                                                              Rp 300.000,-/sks

Pembayaran dilakukan melalui transfer ke rekening BNI Cabang Bogor No. 0158352623, atas nama Alih Jenis Fapet

Pendaftaran

  1. Formulir Pendaftaran        Rp 250.000,-
  2. Menyerahkan daftar riwayat hidup, fotocopy ijazah dan transkrip terlegalisir
  3. Pas Foto berwarna 4 lembar ukuran 4 x 6 dan 1 lembar ukuran 2 x 3
  4. Surat Keterangan dari atasan (bagi yang bekerja)
  5. Bukti setoran biaya BPIF, BPMP, dan BOP

Seleksi dan Perkuliahan

 Pelaksanaan  Tahap I  Tahap II
 Pendaftaran       1 Agustus - 30 September      1 Maret - 15 April  
 Seleksi  1 - 14 Oktober  20 - 30 April
 Pengumuman  15 Oktober  1 Mei
 Registrasi  16 Oktober  5 Mei
 Perkuliahan  November - April  Mei - Oktober


Kurikulum

1. Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) : 33 SKS
2. Mata Kuliah Keahlian Peternakan (MKKP) : 102 SK
3. Tugas Akhir : 10 SKS


Tempat Pendaftaran

Sekretariat Program Alih Jenis Fapet
Kampus IPB Barangsiang, Jalan Raya Pajajaran Bogor
Telp (0251) 8359686
E-mail : fapet[at]ipb.ac.id
Informasi : Setiap Hari Kerja pukul 14:00 - 17:00
Details
Created: 07 July 2008
Hits: 50103

Pascasarjana Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan

 

Pendahuluan

Ketergantungan terhadap impor produk pangan asal ternak dari tahun ke tahun semakin meningkat, seiring dengan terbatasnya produksi dalam negeri. Untuk mengatasi permasalahan peternakan yang kompleks tersebut memerlukan sumberdaya manusia berkualitas di bidang peternakan khususnya dalam bidang ilmu produksi dan teknologi peternakan. Peningkatan sumberdaya manusia melalui pendidikan pascasarjana S2/S3 program Mayor Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, merupakan program terstruktur yang meliputi sistem perkuliahan dengan minat utama Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan  serta minat pilihan Ilmu Produksi Ternak dan Ilmu Pemuliaan dan Genetika Ternak.

Mayor

Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan

Kemampuan Lulusan Magister (S2)


 

  • Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji
    Learning Outcome :
    1. LEARNING OUTCOME (LO) S2 1. Menguasai teori ilmu ternak yang mendukung kemampuan untuk menyelenggarakan usaha pembibitan ternak, usaha produksi ternak dan industri pengolahan hasil peternakan. 2. Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuaanya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji;
  • Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter atau multidisipliner
    Learning Outcome :
    1. Mampu memecahkan permasalahan sain, teknologi dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendektan inter atau multidisipliner;
  • Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional
    Learning Outcome :
    1. Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional.

 

Kemampuan Lulusan Doktor (S3)


 

  • Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni baru di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji
    Learning Outcome :
    1. 1. Menguasai filsafat ilmu, menemukan, mengembangkan dan memutakhirkan ilmu dalam meningkatkan efesiensi, produktivitas dan daya saing usaha pembibitan ternak, produksi ternak dan industri pengolahan hasil peternakan. 2. Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni baru di dalam bidang keilmuaanya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, orginal dan teruji; 3. Mampu memecahkan permasalahan sain, teknologi dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendektan inter, multi atau transdisipliner; 4. Mampu mengelola, memimpin dan mengembangkan riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional.
      1. Mata kuliah ini membahas konsep dan aplikasi genetika ekologi dimana stress dalam bentuk ekstrim sangat berperan dalam terbentuknya resistensi. Mekanisme dan renspons terhadap stress dibahas mulai tingkat molekuler sampai di tingkat fenotipik. Konsep lingkungan yang tidak pernah stabil melahirkan konsep kelenturan fenotipik sebagai salah satu bentu respons terhadap stress. Pemdalaman materi juga meliputi bagaimana merancang teknik konservasi untuk memeprsiapkan spesies-spesies agar dapat bisa bertahan dalam menghadapi perubuahan lingkungan.
  • Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter, multi, atau transdisipliner
    Learning Outcome :
    1. 2. Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni baru di dalam bidang keilmuaanya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, orginal dan teruji;
  • Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional
    Learning Outcome :
    1. 3. Mampu memecahkan permasalahan sain, teknologi dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendektan inter, multi atau transdisipliner; 4. Mampu mengelola, memimpin dan mengembangkan riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan dan kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional.

Tujuan Pendidikan.

Program Mayor Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan ini bertujuan untuk memberikan landasan teoritis maupun terapan lanjutan  bagi para lulusan untuk dapat berperan secara mandiri dalam mengembangkan IPTEK bidang peternakan yang ramah lingkungan melalui penelitian. Disamping itu para lulusan juga diharapkan mampu berperan dalam masyarakat dan dalam penyusunan rancangan pengembangan peternakan berkelanjutan. Program mayor ini juga memberikan metode penyelesaian masalah-masalah  bidang produksi dan teknologi hasil peternakan melalui pendekatan interdisipliner.

Kurikulum

Kurikulum yang dikembangkan pada Program Pascasarjana DIPTP adalah kurikulum berbasis kompetensi dengan Sistem Mayor Minor dengan ketentuan sebagai berikut :
  1. Beban studi S2 sedikitnya 41 SKS yang terdiri atas 6 SKS mata kuliah wajib IPB, 23  SKS mata kuliah wajib mayor IPTP (termasuk Seminar, Kolokium, dan Tesis), serta 12 SKS pilihan mayor.
  2. Mata kuliah pilihan mayor terdiri atas 2 kelompok yaitu, Kelompok Ilmu Produksi Ternak dan Kelompok Ilmu Pemuliaan Ternak. Masing-masing kelompok terdiri atas 5 mata kuliah.

Penerimaan

Penerimaan mahasiswa baru program pascasarjana dipusatkan di sekretariat sekolah pascasarjana IPB. Proses seleksi dilakukan dalam tiga tahap, yakni : (1) Pleno I Tingkat IPB; (2) Evaluasi di Tingkat Program Studi; dan (3) Pleno II Tingkat IPB untuk mendapatkan keputusan dan pengesahan akhir.

Syarat-syarat minimum untuk dapat dipertimbangkan penerimaannya sebagai mahasiswa dengan status biasa adalah sebagai berikut :
  1. Untuk Program Master. IPK Sarjana >= 2,75 pada skala penilaian 0-4 atau IPK >= 6,25 pada skala 0-10, dari program studi yang terakreditasi B
  2. Untuk Program Doktor, IPK Master >= 3.50. Para pemegang gelar MMA dapat dipertimbangkan untuk menempuh Program Doktor (Sains, by Courses) apabila berakreditasi A dan mengikuti masa matrikulasi dengan beban studi 9 sks dan tidak dihitung dalam beban studi S3.
Dengan pertimbangan tertentu, maka pelamar yang memiliki IPK kurang dari nilai yang ditentukan dapat diterima dengan Status percobaan. Sebagai dasar pertimbangan adalah pelamar yang memiliki kemampuan cemerlang selama bekerja di bidang pekerjaannya, memiliki karya ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah terakreditasi, serta ditunjang dengan proposal penelitian yang berkualitas.
 
untuk mendaftar secara online : http://pmbpasca.ipb.ac.id/id/

Staf Pengajar

Afton Atabany, Dr. Ir. M.Si
Asnath Maria Fuah, Prof. Dr. Ir. M.S.
Bagus Priyo Purwanto, Dr. Ir. M.Agr
Cahyo Budiman, Dr (Eng), S.Pt. M.Sc.(Eng).
Cece Sumantri, Prof. Dr. Ir. M.Agr.Sc.
Epi Taufik, PhD, S.Pt. M.Si. MV.Sc.
Henny Nuraini, Dr. Ir. M.Si.
Iman Rahayu H. Soesanto, Prof. Dr. Ir. M.S.
Irma Isnafia Arief, Prof. Dr. S.Pt. M.Si
Jakaria, Prof. Dr. S.Pt., M.Si.
Muladno, Prof. Dr. Ir. M.S.A.
Peni S. Hardjosworo, Prof. Em. Dr. dra. M.Sc.
Pollung H. Siagian, Prof. Dr. Ir. M.S.
Ronny Rachman Noor, Prof Dr. Ir. M.Rur.Sc.
Rudi Afnan, Dr. S.Pt., M.Sc.Agr.
Rudy Priyanto, Prof. Dr. Ir.
Rukmiasih, Dr. Ir. M.Si
Salundik, Dr. Ir. M.Si.
Sri Darwati, Dr. Ir. M.Si
Tuti Suryati, Dr, S.Pt., M.Si
Asep Gunawan, Prof. Dr agr, S.Pt. M.Sc

Mata Kuliah

Mata kuliah yang ditawarkan dan silabus lengkap dapat dilihat pada website:
Program S2
: Kurikulum Magister
Program S3: Kurikulum Doktoral

 

Informasi Lengkap
Program Pascasarjana Mayor Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan
Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan
Sekretariat :
Jl. Agatis Kampus IPB Dramaga Bogor 16680
Telp/Faks (0251) 8628379, 8626024
Website: http://pasca.fapet.ipb.ac.id atau http://pasca.ipb.ac.id/
Details
Created: 06 May 2008
Hits: 62777


Latar Belakang


Program Studi/mayor Ilmu Nutrisi dan Pakan (PS-INP) berasal dari PS Ilmu Ternak (PS PTK). PS PTK diselenggarakan dari tahun 1975 - 2007. Sesuai dengan perkembangan ilmu dan kebutuhan sumberdaya manusia bidang nutrisi dan pakan, PS INP didirikan pada tanggal 22 Maret 2007. PS INP merupakan program unggulan dalam pendidikan pascasarjana magister sains (S2) dan doktor (S3) kelas dunia dengan kompetensi utama bidang nutrisi dan pakan tropika. Mahasiswa PS INP berasal dari berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta di dalam negeri, serta beberapa berasal dari luar negeri (Malaysia dan Belanda). 


Tujuan Pendidikan

Tujuan pendidikan program pascasarjana disesuaikan dengan visi Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Peternakan, yaitu:
Menjadikan PS INP sebagai program unggulan dalam pendidikan pascasarjana dan penelitian kelas dunia dengan kompetensi utama bidang nutrisi dan pakan tropika

 

Kemampuan Lulusan

Kemampuan Lulusan S2

  • Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji
    Learning Outcome :
    1. Mampu menguasai dan mengembangkan ilmu nutrisi yang mencakup fungsi, metabolisme nutrien makro maupun mikro serta biosintesis produk ternak unggul
      1. Membahas materi tentang metabolisme energi dalam tubuh sejak masuk sampai pemanfaatannya menjadi berbagai kategori energi mulai dari tingkat sel hingga organ dan keseluruhan tubuh berdasarkan hukum thermodinamika. Pada kuliah ini juga akan diberikan berbagai metode kalorimetri yang klasik sampai permodelan kinetika serta pengukurannya pada berbagai kondisi faal yang berbeda dan berbagai bangsa ternak, hewan air dan manusia serta pada tahap akhir dapat membandingkan evaluasi energi di tingkat tubuh.
      2. Membahas tentang kontrol hormonal pada reproduksi unggas, metabolisme pada produksi telur, metabolisme kerja ambing, biosisntesis nutrient susu, struktur dan komposisi daging ruminan dan monogastrik serta biosisntesis nutrient daging.
      3. Membahas fungsi organ dalam mengolah nutrien. Proses tersebut meliputi mekanisme otot dan syaraf dan pengaruhnya pada status nutrisi, peran pancaindra pada proses makan, tingkah laku makan dan prediksi voluntary intake, mekanisme pencernaan, absorbsi dan metabolisme nutrien yang melibatkan sistem endokrin, proses didalam rumen, pengaruh pakan terhadap hematologi ternak dan darah serta metabolisme kalsium dan peran hormone parathyroid serta metabolisme Fe dan pembentukan hemoglobin.
      4. Pengertian protein, asam nukleat dan enzim, proses metabolisme protein pada ternak ruminansia maupun unggas, ”pool nitrogen”, biosintesis dan katabolisme asam nukleat, asam amino dalam sistem rumen, pemanafaatan Non Protein Nitrogen (NPN) pada rumiansia, enzim-enzim fungsional pada ternak unggas dan ruminansia serta teknik produksi enzim
      5. Membahas distribusi, peran dan proses metabolisme, kebutuhan mineral dan vitamin, defisiensi dan toksisitas serta efek mineral dan vitamin dalam menghasilkan performa ternak uinggul
      6. Membahas kondisi metabolisme nutrien dalam tubuh pada keadaan normal, saat terjadi gangguan/ kelainan metabolisme serta faktor-faktor yang mempengaruhinya serta mengkaji kasus kelainan metabolisme pada ternak dan hewan peliharaan berikut saran kebutuhan nutrien untuk mengantisipasi menuju perbaikan status metabolismenya kembali
      7. Membahas secara komprehensif berbagai kesamaan (similiarities) dan perbedaan spesifik berbagai hewan/ternak/satwa konservasi yang tergabung sebagai Autoenzymatic Digesters dan Alloenzymatic Digesters serta Avian, dengan topik kajian: struktur dan fungsi sistem pencernaan, metabolisme nutrien, energi dan regulasi/hormon, integrasi metabolisme, struktur kerangka, air dan cairan tubuh, reproduksi dan sistem kekebalan tubuh.
    2. Menguasai ilmu nutrisi, ilmu pakan dan agrostologi yang dapat ditunjukkan dalam menyelesaikan masalah sebagai nutrisionis, peneliti, akademisi, birokrat, pengusaha dan konsultan
    3. Mampu menguasai dan mengembangkan ilmu dan teknologi pakan untuk memanfaatkan bahan pakan secara optimal dan berkelanjutan
    4. Mampu menguasai dan mengembangkan metodologi, analisis dan teknik riset yang tepat serta melalui pendekatan inter dan multidisiplin, sehingga menghasilkan karya inovatif, produktif, dan teruji
  • Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter atau multidisipliner
    Learning Outcome :
    1. Mampu mengekplorasi bahan pakan lokal, memanfaatkannya secara optimal dan berkelanjutan dengan cara evaluasi mutu, pengelolaan yang baik, bioteknologi, dan rekayasa proses produksi
    2. Mampu membuat, mengembangkan formulasi pakan yang inovatif dan teruji dengan metode berdasarkan perkembangan ilmu dan teknologi bidang nutrisi dan pakan terkini
    3. Mampu menghasilkan publikasi ilmiah baik di jurnal nasional terakreditasi maupun jurnal Internasional
    4. Mampu mengaplikasikan hasil penelitian di masyarakat pengguna
  • Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional
    Learning Outcome :
    1. Mampu mengelola riset dari mulai perencanaan, pelaksanaan, pengolahan data, interpretasi data sampai diseminasi hasil riset pada masyarakat
    2. Bertanggungjawab pada pekerjaan profesional, mengambil keputusan secara mandiri dan dapat mengelola serta memimpin pekerjaan secara kelompok dan komunikatif

 

Kemampuan Lulusan S3

  • Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni baru di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya kreatif, original, dan teruji
    Learning Outcome :
    1. Mampu mengeksplorasi dan mengidentifikasi potensi sumber daya lokal sebagai bahan pakan tropika, dan menelusuri metabolisme nutrisinya di dalam tubuh ternak secara optimal dan berkelanjutan, sehingga menghasilkan temuan baru yang kreatif, original dan teruji.
      1. pemanfaatan mikroorganisme potensial dan agent biologi tanah untuk peningkatan produksi dan kualitas tanaman pakan, regulasi proses nutrisi yang melibatkan peran hormon dan sistem saraf serta kontrol enzim sebagai biokatalisator dan komponen lain dalam proses metabolisme nutrien di hati dan otot dan secara keseluruhan dalam tubuh,kuantifikasi, pemetaan, pengkajian keterkaitan, pemodelan dan pemanfaatan peubah-peubah nutrisi baik untuk tujuan riset maupun aplikasi di lapangan
    2. Mampu menguasai dan mengembangkan riset yang menyangkut pengetahuan dan atau teknologi tentang nutrisi dan pakan tropika yang berbasis sumberdaya local dengan menggunakan metode-metode riset yang tepat dan sahih melalui pendekatan keilmuan inter, multi dan transdisipliner.
      1. kuantifikasi, pemetaan, pengkajian keterkaitan, pemodelan dan pemanfaatan peubah-peubah nutrisi baik untuk tujuan riset maupun aplikasi di lapangan,rekayasa pakan baik hijauan maupun konsentrat yang memiliki sifat-sifat fungsional,membahas hubungan sistem imun dengan kondisi fisiologis ternak, serta membahas tentang hubungan antara status nutrisi, infeksi dan imunity,pemanfaatan tanaman pakan dalam bioremediasi lingkungan dan rehabilitasi lahan,interaksi lingkungan dengan proses metabolisme dan kebutuhan nutrien.
    3. Mampu menguasai dinamika pakan tropika berbasis sumberdaya local yang berkaitan dengan kontinyuitas ketersediaannya untuk meningkatkan stabilitas mutu ternak melalui pembuatan regulasi yang tepat.
      1. pastura sebagai sebuah ekosistem dan nutrient-system, pool nutrient dan air dalam ekosistem pastura, dinamika nutrien dan air intra dan inter pool, dan teknik konservasi nutrien pada sistem pastura,perbaikan dan pengelolaan yang baik dan efisien untuk terjaganya keberlanjutan produksi yang ramah lingkungan,supply-demand bahan pakan dan estimasinya ke depan, kebijakan dan peraturan perdagangan bahan pakan dan ransum, permasalahan pakan, serta harmonisasi kebijakan dan pengembangan keamanan pakan.
    4. Mampu merancang dan menerapkan teknologi baru atau praktek profesional dalam menghasilkan bahan pakan tropika dan formula aplikasinya yang bernilai nutrisi tinggi untuk peningkatan produktivitas ternak, sehingga mampu memecahkan permasalahan di bidang nutrisi dan pakan untuk kemaslahatan umat manusia, dan mendapatkan pengakuan nasional maupun internasional.
      1. nalisis sistem produksi pada Industri pakan,rekayasa pakan baik hijauan maupun konsentrat yang memiliki sifat-sifat fungsional khususnya dalam meningkatkan produktifitas ternak, meningkatkan performa reproduksi ternak, meningkatkan kesehatan dan imunitas ternak, menurunkan emisi lingkungan ternak serta meningkatkan kualitas produk ternak,zat-zat makanan dalam setiap fase reproduksi mulai dari oogenesis, spermatogenesis, konseptus/garviditas, parturisi dan laktasi pada mamalia serta peranan nutrisi dalam reproduksi unggas,pemanfaatan mikroorganisme potensial dan agent biologi tanah untuk peningkatan produksi dan kualitas tanaman pakan
  • Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter, multi, atau transdisipliner
    Learning Outcome :
    1. Menguasai ilmu dan penerapan teknologi di bidang riset nutrisi dan ilmu pakan tropika dari sumberdaya lokal secara optimal dan berkelanjutan untuk menghasilkan bahan baku konsentrat, hijauan unggul dan limbah agroindustri sebagai pakan pengganti hi jauan , suplemen dan imbuhan pakan yang telah teruji dan terbukti berkualitas secara ilmiah, yang dapat ditunjukkan melalui kemampuan menyelesaikan masalah oleh nutrisionis dan konsultan di bidang peternakan atau dalam bentuk publikasi oleh peneliti dan akademisi, sehingga mendapatkan pengakuan secara nasional dan internasional.
      1. strategi penyediaan pakan lokal berkelanjutan melalui eksplorasi sumberdaya lokal menuju ketahanan pakan,analisis sistem dan model-model seperti model pengukuran produktivitas, model peramalan produksi, model inventori, model pengendalian finansial dan model pengendalian mutu terpadu,pemanfaatan mikroorganisme potensial dan agent biologi tanah untuk peningkatan produksi dan kualitas tanaman pakan
    2. Menguasai dan mengembangkan hasil-hasil riset di bidang ilmu nutrisi dan teknologi pakan tropika berbasis sumberdaya lokal yang bersifat kreatif, original dan telah teruji melalui pendekatan inter, multi dan transdisipliner dalam praktek profesional sebagai pengusaha dan konsultan.
      1. peranan nutrisi dalam reproduksi unggas,ekologi nutrisi serta isu-isu terkait bidang tersebut ditinjau dari aspek nutrisi ternak, aspek lingkungan, ekonomi, kesejahteraan ternak, ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat ,interaksi antar makro-makro nutrien, antar mikro-mikro nutrien, antar makro-mikro nutrien serta rangkuman integrasi seluruh nutrien dalam proses metabolisme.
    3. Menguasai dan mampu membuat regulasi yang berkaitan dengan optimalisasi pemanfaatan hasil-hasil riset berupa temuan baru yang telah teruji di bidang nutrisi dan pakan tropika dari sumberdaya lokal, sehingga dapat digunakan untuk kemaslahatan umat manusia secara berkelanjutan dalam praktek profesionalnya sebagai birokrat.
      1. kebijakan dan peraturan perdagangan bahan pakan dan ransum, permasalahan pakan, serta harmonisasi kebijakan dan pengembangan keamanan pakan, strategi penyediaan pakan lokal berkelanjutan melalui eksplorasi sumberdaya lokal menuju ketahanan pakan
  • Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional
    Learning Outcome :
    1. Mampu membuat perencanaan, dan mengembangkan pengetahuan dan riset di bidang ilmu nutrisi dan pakan tropika yang menggunakan sumberdaya lokal untuk peningkatan produktivitas ternak yang berguna untuk kemaslahatan umat manusia.
      1. supply-demand bahan pakan dan estimasinya ke depan, kebijakan dan peraturan perdagangan bahan pakan dan ransum, permasalahan pakan, serta harmonisasi kebijakan dan pengembangan keamanan pakan,pemanfaatan mikroorganisme potensial dan agent biologi tanah untuk peningkatan produksi dan kualitas tanaman pakan, pemanfaatan tanaman pakan dalam bioremediasi lingkungan dan rehabilitasi lahan, dan propagasi mikro tanaman pakan. penerapan teknik propagasi mikro, peranan seleksi tanaman pakan, mikroorganisme terhadap peningkatan produksi dan kualitas serta adaptabilitas tumbuhan pakan, interaksi lingkungan dengan proses metabolisme dan kebutuhan nutrien
    2. Mampu memimpin dan mengelola pengetahuan dan riset di bidang ilmu nutrisi dan pakan tropika didalam kelompoknya dan mampu mengelola diseminasinya hasil-hasil riset tersebut, sehingga mampu mengambil keputusan yang tepat dan maslahat untuk kepentingan masyarakat .
      1. kebijakan dan peraturan perdagangan bahan pakan dan ransum, permasalahan pakan, serta harmonisasi kebijakan dan pengembangan keamanan pakan,rekayasa pakan baik hijauan maupun konsentrat yang memiliki sifat-sifat fungsional khususnya dalam meningkatkan produktifitas ternak, meningkatkan performa reproduksi ternak, meningkatkan kesehatan dan imunitas ternak, menurunkan emisi lingkungan ternak serta meningkatkan kualitas produk ternak,interaksi antar makro-makro nutrien, antar mikro-mikro nutrien, antar makro-mikro nutrien serta rangkuman integrasi seluruh nutrien dalam proses metabolisme,kuantifikasi, pemetaan, pengkajian keterkaitan, pemodelan dan pemanfaatan peubah-peubah nutrisi baik untuk tujuan riset maupun aplikasi di lapangan. Topik tersebut meliputi pengetahuan teori dan praktek.
    3. Mampu melakukan evaluasi terhadap diri sendiri dan kelompoknya, mengelola pembelajaran diri sendiri secara efektif, mengkomunikasikan informasi, argumen, analisis, yang relevan dengan bidang ilmu nutrisi dan pakan tropika dalam berbagai bentuk media penyampaian kepada masyarakat.
      1. kebijakan dan peraturan perdagangan bahan pakan dan ransum, permasalahan pakan, serta harmonisasi kebijakan dan pengembangan keamanan pakan,ekologi nutrisi serta isu-isu terkait bidang tersebut ditinjau dari aspek nutrisi ternak, aspek lingkungan, ekonomi, kesejahteraan ternak, ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat,teknik konservasi nutrien pada sistem pastura, regulasi proses nutrisi yang melibatkan peran hormon dan sistem saraf serta kontrol enzim sebagai biokatalisator dan komponen lain dalam proses metabolisme nutrien di hati dan otot dan secara keseluruhan dalam tubuh

 

Beban Studi dan lama Pendidikan

Program Magister Sains (S2) mempunyai beban studi 39 SKS dengan lama pendidikan 4 semester (2 tahun) dan paling lama 8 semester (4 tahun), sedangkan program Doktor (S3) dapat ditempuh sekurang-kurangnya dalam 6 semester (3 tahun) dan selambat-lambatnya dalam 10 semester (5 tahun) dengan bobot pendidikan sekurang-kurangnya 41 SKS.


Kurikulum

Mata kuliah yang ditawarkan dan silabus lengkap dapat dilihat pada website:
Program S2
: Kurikulum S2 PS-INP
Program S3: Kurikulum S3 PS-INP

 

Tesis dan Disertasi

Tesis adalah karya ilmiah akhir mahasiswa Program Magister sedangkan disertasi merupakan karya ilmiah akhir mahasiswa Program Doktor. Karya ilmiah tersebut merupakan tulisan ilmiah berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh mahasiswa. Bidang penelitian sesuai minat mahasiswa maupun bidang pekerjaan tempat asal mahasiswa.

Dalam melakukan penelitian, mahasiswa dibimbing oleh staf pengajar yang kompeten di bidangnya dan dapat dibimbing bersama dengan para ahli di bidang terkait baik dari birokrat maupun swasta/industri di bidang peternakan. 


Fasilitas Pendukung

Fasilitas yang dimiliki Departemen INTP, PS INP meliputi laboratorium (analisis, lapangan dan komputer) yang didukung peralatan modern, dan Unit Pendidikan dan  Penelitian Peternakan Jonggol (UP3J) seluas 169 Ha.


Persyaratan


Calon mahasiswa (S2) yang dapat diterima di Mayor Ilmu Nutrisi dan Pakan adalah lulusan sarjana di bidang Peternakan dengan IPK ≥ 2,75 (Skala 0-4), atau IPK ≥ 6,25 (skala 0-10), dan IPK ≤ 2,75 dengan mempertimbangkan prestasi kerja. Untuk Program Doktor, dari lulusan magister sains dengan IPK ≥ 3,50, dan 3,25 ≤ IPK< 3,50 dengan mempertimbangkan prestasi kerja.


Staf Pengajar

Departemen INTP, PS INP didukung oleh staf pengajar dan dengan kualifikasi  Akademik yang sangat baik. Saat ini terdapat 23 orang staf dengan kualifikasi akademik bergelar Doktor dan profesor yang merupakan lulusan dari IPB, USA, Jepang, Australia, Jerman, Perancis, Denmark, Swedia dan Malaysia, diantaranya adalah :

A. Sudarman, Prof. Dr, M.RurSc
Despal, Prof. Dr, S.Pt, M.ScAgr
D. A. Astuti, Prof, Dr, MSP
R. Mutia, Dr, M.ScAgr
Sumiati, Prof, Dr, M.Sc
T. Toharmat, Prof, Dr, M.Sc
Y. Retnani, Prof, Dr, M.Sc
D. Diapari, Dr, M.Si, Ir

M. Ridla, Prof, Dr, M.Agr
Nahrowi, Prof, Dr, M.Sc
D. Evvyernie, Dr, MS, M.Sc
E. B. Laconi, Prof, Dr, MS
H. A. Sukria, Dr, M.Sc
I. G. Permana, Prof, Dr, M.Sc
K. G. Wiryawan, Prof, Dr
L. Abdullah, Prof, Dr, M.Sc

 

Informasi dan Pendaftaran Calon Mahasiswa baru :
Website Sekolah Pascasarjana IPB https://pasca.ipb.ac.id/

Untuk melakukan Pendaftaran secara online
Pendaftaran Mahasiswa Baru

 

 

More Articles …

  1. Kolaborasi
  2. Badan Eksekutif Mahasiswa
  3. Departemen INTP
  4. Program Kerja Fakultas
Page 11 of 11
  • Start
  • Prev
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • Next
  • End
 

 
 
Kontak kami


Fakultas Peternakan IPB

Address:
Jl. Agatis Kampus IPB Darmaga, Bogor 16680
Jawa Barat, Indonesia
Phone: 0251-8622841, 8622812
Fax: 0251-8622842
E-mail :  fapet@apps.ipb.ac.id