Fakultas Peternakan IPB University kembali mencatat prestasi membanggakan di bidang penelitian. Para dosen dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (IPTP) serta Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan (INTP) berhasil memperoleh 18 pendanaan Hibah Penelitian BIMA Lanjutan Tahun 2026, kelanjutan dari proposal yang diajukan pada 2025.

Adapun dosen yang berhasil memperoleh pendanaan antara lain : Prof. Dr. Anuraga Jayanegara, Prof. Dr. Asep Gunawan, Prof. Dr. Cece Sumantri, Prof. Dr. Dewi Apri Astuti, Prof. Dr. Despal, Prof. Dr. Erika B. Laconi, Prof. Dr. I Komang G. Wiryawan, Prof. Dr. Idat G. Permana, Prof. Dr. Irma Isnafia Arief, Prof. Dr. Jakaria, Prof. Dr. Luki Abdullah, Dr. M. Sriduresta Soenarno, Prof. Dr. Nahrowi, Prof. Dr. Panca Dewi MHKS, dan Prof. Dr. Ronny Rachman Noor.

Keberhasilan ini mencerminkan komitmen para dosen Fapet dalam menghasilkan penelitian kompetitif dan inovatif di bidang peternakan. Program BIMA (Basis Informasi Manajemen Akademik) yang dikelola Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi merupakan skema pendanaan nasional yang kompetitif, bertujuan meningkatkan kualitas penelitian dosen serta mendorong lahirnya inovasi dan publikasi ilmiah yang berdampak bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

Keberhasilan dosen Fapet ini juga menjadi bagian dari capaian institusional IPB University. Pada tahun pendanaan 2026, IPB University tercatat sebagai perguruan tinggi dengan jumlah proposal BIMA yang didanai terbanyak di Indonesia, yaitu 161 proposal penelitian, menunjukkan kuatnya budaya riset di lingkungan IPB.

Pimpinan departemen menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian ini dan berharap prestasi tersebut mendorong peningkatan produktivitas riset di Fakultas Peternakan. Penelitian BIMA diharapkan menghasilkan publikasi internasional, inovasi teknologi peternakan, dan solusi berbasis riset untuk mendukung pengembangan sektor peternakan yang berkelanjutan.

Dengan capaian ini, para dosen Fapet IPB University kembali menegaskan perannya sebagai peneliti aktif yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi teknologi, serta penguatan sektor peternakan dan pangan nasional.