Divisi Teknologi Hasil Ternak, Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (IPTP), Fakultas Peternakan IPB University sukses menyelenggarakan workshop sains bertaraf internasional bertajuk "Protein Purification and Electrophoresis: From Theory to Practice in Protein Science". Kegiatan intensif yang mengusung semangat "Sains Berdampak" ini berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat, 4–5 Juni 2026.

Berpusat di Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fapet IPB University, Bogor, pelatihan ini dirancang khusus untuk memperkuat pemahaman teoretis sekaligus keterampilan praktis para peneliti dalam bidang sains protein, mulai dari tahapan pemurnian hingga analisis elektroforesis.

Kolaborasi Pakar Lintas Negara

Guna menyajikan materi yang komprehensif dan berstandar global, Fapet IPB menghadirkan dua instruktur ahli (trainers) yang berkompeten di bidangnya, yaitu : Dr. Rafida Razalii dari Faculty of Resource Science and Technology, Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS), dan Dr. Eng. Cahyo Budiman dari Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, IPB University. Kombinasi kepakaran kedua narasumber sukses memberikan wawasan mendalam bagi para peserta mengenai teknik-teknis terkini, optimalisasi instrumen laboratorium, hingga pemecahan masalah (troubleshooting) yang kerap dihadapi dalam riset berbasis protein.

Antusiasme Tinggi dan Dukungan Penuh bagi Civitas Fapet

Guna mendorong peningkatan kualitas riset di lingkungan internal, Fakultas Peternakan memberikan fasilitas gratis (free of charge) bagi seluruh mahasiswa dan staf Fapet yang ingin memperdalam keahlian ini. Sementara itu, kegiatan ini juga menarik minat peserta eksternal dari berbagai institusi dengan biaya investasi sebesar IDR 300.000.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta terlibat aktif dalam sesi pemaparan teori ilmiah yang dilanjutkan dengan simulasi dan praktik langsung. Melalui penyelenggaraan workshop ini, Departemen IPTP Fapet IPB University berharap dapat terus mencetak peneliti-peneliti andal yang mampu menghasilkan inovasi sains peternakan yang konkret, mutakhir, dan berdampak luas bagi masyarakat.