Mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) IPB University resmi memulai pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi Tahun 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan seremoni penyerahan mahasiswa kepada pemerintah daerah di sejumlah lokasi penugasan sebagai tanda dimulainya program pengabdian kepada masyarakat.

Di Kabupaten Banjarnegara, penyerahan mahasiswa dilakukan oleh Dekan Fakultas Peternakan IPB University, Prof. Idat Galih Permana, didampingi Dosen Pembimbing Lapang (DPL), Dr. Edit Lessa Aditya.

Sementara itu, di Kabupaten Brebes, mahasiswa diserahkan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fapet IPB University, Prof. Irma Isnafia, bersama Dosen Pembimbing Lapang Dr. Iwan Prihantoro dan Dr. Sigid.

Adapun di Kabupaten Batang, prosesi penyerahan mahasiswa dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Kerja Sama, dan Pengembangan Fapet IPB University, Prof. Asep Gunawan, didampingi Dosen Pembimbing Lapang Baihaqi.

Pelaksanaan KKNT Inovasi berlangsung selama 40 hari, mulai 6 Juli hingga 14 Agustus 2026. Selama periode tersebut, mahasiswa Fapet IPB University akan melaksanakan berbagai program pengabdian di enam kabupaten/kota yang mencakup sembilan kecamatan dan 38 desa/kelurahan, dengan pendampingan dari 18 dosen pembimbing lapang.

Mengusung tema "Pengembangan Berkelanjutan Masyarakat Agromaritim untuk Mencapai Socio-Resilience", KKNT Inovasi 2026 menjadi wujud komitmen IPB University dalam memperkuat ketahanan sosial-ekonomi masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.

Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan berbagai tantangan global yang dihadapi saat ini, mulai dari perubahan iklim, dinamika geopolitik, hingga meningkatnya ketidakpastian pangan dunia. Oleh karena itu, upaya membangun ketahanan sosial masyarakat perlu dimulai dari tingkat desa melalui pemberdayaan masyarakat yang berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.

Melalui pelaksanaan KKNT Inovasi, mahasiswa diharapkan mampu berkontribusi secara nyata dalam menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat sesuai bidang keilmuan yang dimiliki. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran yang memperkuat kompetensi akademik, kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, serta kepekaan sosial mahasiswa sebagai calon pemimpin dan agen perubahan di masa depan.

Dengan dimulainya kegiatan di berbagai lokasi penugasan, mahasiswa Fapet IPB University diharapkan dapat menjalin sinergi yang baik dengan pemerintah daerah, mitra, dan masyarakat sehingga program-program yang dijalankan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pembangunan wilayah.