Fakultas Peternakan IPB University terus mendorong hilirisasi hasil riset dan inovasi di bidang peternakan yang dapat diterapkan secara langsung oleh masyarakat. Salah satunya melalui Diseminasi Inovasi Fapet IPB: Seleksi Omics secara On Site untuk Menghasilkan Bibit Domba Prolifik dan Kualitas Daging Premium (DOPPI) yang dilaksanakan di BPTD Margawati, Garut, Kamis (10/9).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Bapak Erwan Setiawan, bersama jajaran tim peternakan Jawa Barat. Dalam kegiatan ini, Prof. Asep Gunawan, dosen dan peneliti Fakultas Peternakan IPB University, mendiseminasikan inovasi seleksi berbasis omics yang dikembangkan untuk mendukung peningkatan kualitas pembibitan domba.
Inovasi tersebut mengembangkan pendekatan seleksi omics secara on site, sehingga proses deteksi dan seleksi ternak dapat dilakukan secara lebih praktis dan cepat langsung di lapangan. Teknologi ini diarahkan untuk membantu menghasilkan bibit domba prolifik, yaitu domba dengan kemampuan beranak lebih dari satu, sekaligus mendukung seleksi ternak dengan potensi kualitas daging premium.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah uji kit deteksi cepat Sheep Light berbasis on site. Teknologi ini memungkinkan proses deteksi dilakukan secara langsung di lapangan tanpa harus selalu bergantung pada pengujian laboratorium.
Penerapan teknologi tersebut diharapkan dapat mempermudah peternak dalam melakukan seleksi ternak secara praktis, cepat, dan efisien. Dengan demikian, ternak yang memiliki potensi unggul dapat diidentifikasi lebih awal untuk mendukung program pembibitan.
Dorong Populasi dan Nilai Jual Domba
Kemampuan menghasilkan anak lebih dari satu menjadi salah satu karakter penting dalam upaya meningkatkan produktivitas dan populasi domba. Melalui seleksi terhadap potensi prolifik, teknologi ini diharapkan dapat mendukung percepatan peningkatan populasi ternak secara berkelanjutan.
Selain aspek reproduksi, inovasi DOPPI juga diarahkan pada seleksi kualitas daging premium. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk sekaligus memberikan nilai tambah terhadap ternak yang dihasilkan peternak.
Dengan teknologi seleksi yang dapat dilakukan secara on site, peternak diharapkan memperoleh alat bantu yang lebih praktis untuk menentukan ternak yang potensial dijadikan bibit. Pada akhirnya, penerapan teknologi ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas, populasi, nilai jual ternak, dan kesejahteraan peternak.
Perkuat Hilirisasi Inovasi Fapet IPB
Diseminasi inovasi di BPTD Margawati menjadi bagian dari upaya Fakultas Peternakan IPB University dalam mendorong hilirisasi hasil penelitian agar dapat memberikan manfaat nyata di tingkat lapangan.
Kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadi langkah penting dalam memperluas pemanfaatan inovasi peternakan. Sinergi antara peneliti, pemerintah, dan pelaku peternakan diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi dan menjawab kebutuhan pengembangan peternakan di Jawa Barat.
Melalui inovasi seleksi omics secara on site, Prof. Asep Gunawan dan tim peneliti Fapet IPB berupaya menghadirkan teknologi yang tidak hanya memiliki nilai ilmiah, tetapi juga praktis, aplikatif, dan berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi peternak.
Ke depan, inovasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Barat dan berkontribusi terhadap pengembangan peternakan nasional.