Himpunan Mahasiswa Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan (Himaproter) Fakultas Peternakan IPB University melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) menghadirkan program KreaWol sebagai upaya pemberdayaan masyarakat Desa Hambaro, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Program ini mengajak pemudi dan ibu-ibu setempat mengolah limbah wol domba menjadi produk kreatif bernilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan.
Melalui KreaWol, peserta memperoleh pelatihan mengenai potensi wol domba sebagai hasil samping peternakan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan mencakup pengenalan karakteristik wol, teknik pengolahan sederhana, hingga peluang pengembangan produk kreatif yang memiliki nilai jual.
"Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memanfaatkan limbah wol sebagai produk kreatif sekaligus membuka peluang usaha berbasis potensi lokal," ujar Arsye Matullah Widianto, mahasiswa Fakultas Peternakan IPB University sekaligus anggota tim PPK Ormawa Himaproter.
Salah satu kegiatan utama adalah demonstrasi pembuatan gantungan kunci dengan isian wol domba sebagai alternatif pengganti dakron. Tim PPK Ormawa Himaproter mendampingi peserta mulai dari proses pengisian wol, perakitan aksesori, hingga tahap akhir sehingga menghasilkan suvenir yang menarik dan siap dipasarkan.
Tidak hanya itu, Himaproter juga menggandeng Divisi Pengolahan Produk Peternakan (P3) untuk memperkenalkan inovasi pemanfaatan wol domba sebagai media tanam yang dipadukan dengan benih tanaman. Inovasi tersebut menunjukkan bahwa wol domba mampu menjaga kelembapan media tanam sehingga mendukung pertumbuhan benih sekaligus menjadi solusi pemanfaatan limbah peternakan yang lebih berkelanjutan.
"Kami berharap melalui KreaWol, masyarakat tidak hanya mengenal wol domba sebagai limbah peternakan, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi," ujar Prasetyo, Ketua Divisi P3 Himaproter.
Melalui program ini, Himaproter IPB University berupaya mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan produk kreatif berbasis potensi lokal. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal untuk menciptakan peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mengurangi limbah hasil samping peternakan.
KreaWol juga menjadi wujud kontribusi mahasiswa Himaproter dalam mengimplementasikan ilmu peternakan kepada masyarakat melalui inovasi yang aplikatif. Ke depan, program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri, kreatif, dan berdaya melalui optimalisasi potensi lokal secara berkelanjutan.