Departemen IPTP

Producing Professionals
in Livestock Industry

Departemen INTP

Better Feed for Better
Animal Product

 

Pascasarjana

Kuliah Pascasarjana ?
Fapet IPB tempat yang tepat

Pendaftaran

Universitas Berkelas Dunia, Berkualitas, dan Terakreditasi Internasional

SDGs/IPBSDG10

  • Fakultas Peternakan (Fapet) IPB University menyelenggarakan pelatihan komunikasi dan pengembangan diri, (05/09). Pelatihan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa baru angkatan ke-57 ini menghadirkan Wawan Wicky Adrian yang merupakan seorang news anchor dan executive producer di IDX Channel.

    Prof Irma Isnafia Arief selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fapet IPB University menyampaikan dukungan atas diselenggarakannya pelatihan tersebut. Ia berharap pelatihan dapat membantu mahasiswa baru meningkatkan rasa percaya diri serta kemampuan berbicara di depan publik.

    “Tentunya sudah banyak sekali pengalaman yang dimiliki oleh Kak Wawan. Semoga kiat dan ilmunya dapat meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa. Semoga acaranya berjalan dengan sukses, kami segenap tim di dekanat senantiasa memantau dan mendukung kegiatan adik-adik mahasiswa,” ujar Prof Irma.

    Dalam kesempatan tersebut Koordinator Komisi Kemahasiswaan Fapet IPB University, Iyep Komala, SPt, MSi juga menyampaikan harapannya bahwa melalui pelatihan ini mahasiswa menjadi lebih cakap dalam berkomunikasi. Baik komunikasi dengan sesama mahasiswa maupun dengan para dosen dan tenaga kependidikan. 

    “Semoga mahasiswa juga menjadi lebih termotivasi untuk mengejar kesuksesan. Karena kemampuan komunikasi serta personality yang baik sangat mendukung kita dalam mencapai kesuksesan,” tandasnya di hadapan 350 peserta pelatihan.

    Wawan Wincky Adrian SKom MKP yang selanjutnya dipanggil dengan sapaan Wicky memulai pemaparannya dengan beberapa alasan atau ketakutan yang dimiliki mayoritas orang dalam public speaking. Ia menyampaikan bahwa secara umum ketakutan tersebut di antaranya takut dengan pelafalan yang buruk, takut dianggap tidak nyambung dengan penonton, serta takut tidak dihiraukan oleh audien.

    “Hal pertama yang harus diubah adalah mengubah mindset kita. Katakan kalau kita harus berani melakukan public speaking. Kalau tidak maka akan terlalu banyak kesempatan yang akan saya lewatkan. Kalau tidak, maka orang-orang tidak akan mengetahui ide-ide yang saya miliki dan ingin saya bagikan kepada dunia,” papar penyiar Berita Satu tersebut.

    Selanjutnya Wicky menguraikan satu per satu langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi ketakutan tersebut sebelum memulai public speaking. Kekhawatiran terhadap kesalahan berbicara dapat diatasi dengan melakukan riset yang maksimal terhadap topik yang akan disampaikan. Kemudian lakukan latihan di depan cermin sembari memperhatikan gestur tubuh dalam membawakan materi.

    “Ketakutan selanjutnya adalah khawatir belibet atau pelafalan yang tidak jelas. Hal ini bisa diatasi dengan senam mulut. Untuk menghasilkan artikulasi yang jelas maka kita tidak boleh malas untuk membuka mulut dan menggerakkan wajah saat mengatakan sesuatu,” ujarnya.

    Rasa takut tidak dihiraukan oleh audien bisa diatasi dengan melakukan kontak mata serta bahasa tubuh yang terbuka. Sesekali dapat menyampaikan pertanyaan untuk kembali memfokuskan perhatian para audien. Tidak kalah penting juga untuk menanamkan keyakinan dalam diri sendiri bahwa kita hadir untuk memberikan manfaat kepada audien.

    “Terakhir, adanya rasa tidak percaya diri. Solusi untuk ini adalah groom yourself. Gunakan pakaian terbaik saat akan tampil. Sesuaikan outfit yang dikenakan dengan tema acara. Terakhir gunakan make up secukupnya,” pungkas Kak Wicky. 

    Peserta terlihat sangat antusias mengajukan pertanyaan. Acara pelatihan pada minggu pagi tersebut diakhiri dengan pembagian kelompok menjadi 20 kelompok. Setiap kelompok didampingi oleh seorang mentor yang merupakan kakak tingkat yang tergabung dalam Public Relation Fakultas Peternakan IPB University.

    Masing-masing kelompok berdiskusi dalam breakout room untuk membuat video promosi dengan topik peternakan secara luas sebagai praktikum dari pelatihan yang diikuti (ipb.ac.id)

Riset & Kepakaran

Friday, 16 October 2026 10:01

Mengonsumsi ayam kampung selama ini sering dianggap lebih sehat dibandingkan ayam broiler. Selain teksturnya yang lebih padat, ayam kampung juga kerap dipandang lebih alami karena umumnya dipelihara...

Thursday, 10 September 2026 08:36

Pengembangan peternakan kerbau rakyat di Kabupaten Kerinci perlu mempertimbangkan karakteristik agroekosistem tempat ternak dipelihara. Hal tersebut menjadi temuan penting dalam penelitian Neko...

Friday, 21 August 2026 08:10

Pengembangan teknologi pakan untuk meningkatkan keberhasilan reproduksi kambing menjadi fokus penelitian disertasi Yusti Pujiawati, mahasiswa Program Doktor Ilmu Nutrisi dan Pakan, Pascasarjana...

Thursday, 13 August 2026 12:37

Upaya meningkatkan pemanfaatan bahan pakan lokal sebagai alternatif jagung menjadi fokus penelitian Sazli Tutur Risyahadi, dari Program Doktor Ilmu Nutrisi dan Pakan (INP), Pascasarjana Fapet IPB....

Fapet Insight

Friday, 16 October 2026 08:31

Program Studi Doktor (S3) Ilmu Nutrisi dan Pakan (INP), Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan (Fapet) IPB University menerima kunjungan Tim Asesor dari Lembaga Akreditasi...

Thursday, 15 October 2026 16:00

Selamat dan Sukses atas dilantiknya Dr. Alim Setiawan Slamet, S.TP, M.Si Sebagai Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia

Thursday, 08 October 2026 08:13

Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) IPB University kembali menghadirkan program pembagian telur dan susu gratis bagi mahasiswa aktif sebagai bagian dari upaya mendorong pemenuhan gizi dan pola hidup...

Friday, 02 October 2026 08:54

Komitmen Fakultas Peternakan (Fapet) IPB University dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik kembali mendapat pengakuan. Pada tahun 2026, Fapet IPB memperoleh penghargaan dari Rektor IPB...

Lensa Inspirasi

Dalam dunia industri manufaktur pangan, konsistensi dan keamanan adalah segalanya. Bagi seorang pakar teknologi susu, perjalanan karier bukan sekadar tentang angka produksi, melainkan tentang...

Kapsul Inovasi

Innovator : Dr Iyep Komala, S.Pt, M.Si Dr Mohammad Fayruz, CEO PT Lana Ratifa D-Ruminansia adalah inovasi teknologi berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang khusus untuk memantau mikroklimat...

Achievements

Prof. Asep Gunawan meraih penghargaan Golden Medal Innovation Award 2026 atas inovasinya berupa kit untuk seleksi domba premium. Penghargaan tersebut diberikan oleh Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran...

Video Highlight

Ayam IPB D1 adalah hasil inovasi yang dikembangkan Guru Besar Fakultas Peternakan IPB University, Prof. Dr. Cece Sumantri beserta tim, merupakan ayam lokal pedaging unggul dengan pertumbuhan cepat,...