Indra Praseno
Indra Lahir di Jakarta pada tahun 1959. Menyelesaikan S-1 di Fakultas Peternakan IPB, Bogor tahun 1983 dan memperoleh gelar MBA Finance di University of Denver, Colorado USA tahun 1994.
Indra mengawali karier perbankan-nya di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., pada tahun 1985 dengan beberapa posisi yang pernah dijabat antara lain: Kepala Bisnis Korporasi III (1997-1998), Kepala Bagian Kredit Agribisnis (2000-2001), Group Head Agribisnis Perkebunan (2001-2004), Wakil Kepala Divisi Agribisnis (2004-2005), Wakil Pemimpin Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., Wilayah Jakarta 1 (2007-2008). Pada tahun 2009, Ia ditugaskan di PT Bank BRI Syariah sebagai Commercial Banking Group Head, dan kemudian diangkat sebagai Direktur PT Bank BRI Syariah pada tanggal 26 Januari 2012 dan mendapat persetujuan Bank Indonesia pada tanggal 11 April 2012 sesuai Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia No. 14/16/GBI/DPbs.
Berbagai pelatihan yang pernah diikutinya antara lain: Developing The First Class Manager Singapore (1989), International Conference on Sustainability of Oil Palm Plantation Agronomic and Environmental Perspective Malaysia (1996), Studi Banding Hortikultura di Malaysia (2003) dan 6th World Islamic Economic Forum Malaysia (2010)
Saat ini Indra Praseno menjabat sebagai Direktur Bisnis dan Ritel BRI Syariah.
Rasa haru sekaligus bangga terasa ketika pembawa acara menyebut nama Susi Sianturi serta nama orangtuanya saat upacara wisuda mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB).
Sektor peternakan terkadang masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat, padahal di sisi lain kebutuhan daging nasional masih belum bisa tercukupi. Impor daging dari luar negeri menunjukkan bahwa bidang peternakan di Indonesia belum cukup mumpuni. Hal ini yang kemudian menggerakkan Budi Susilo Setiawan selaku alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk menggeluti bidang peternakan. Budi Susilo Setiawan adalah seorang sarjana dari Fakultas Peternakan IPB yang lahir di Solo, 14 Desember 1981. Minatnya di bidang wirausaha mendorong Budi dan tiga orang kawannya untuk membangun usaha agribisnis berbasis peternakan domba yang corcern di bagian penggemukkan domba dan kaning. Usaha yang didirikan pada bulan September tahun 2004 ini dinamakan MT Farm yang terletak di Daerah Ciampea, Bogor. Budi berhasil mengelola MT Farm sehingga berhasil menjadi salah satu peternakan yang cukup berkembang dalam usaha penggemukan dan penjualan domba di wilayah Jawa Barat. “Selain usaha penggemukan dan penjulan, MT Farm juga melakukan pembibitan dan pengembangbiakan domba, kambing, dan sapi. Pengelolaan usaha ini menyerap warga sekitar sebagai karyawan,” ujar Budi.
"Sarjana peternakan dapat membantu negara dan bangsa dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani yang berkualitas, harga yang terjangkau, aman dan berkelanjutan. Pilihan yang tepat memilih fakultas peternakan IPB, kualitas dosen yang sangat baik, fasilitas yang lengkap untuk menunjang pendidikan dan lulusan yang berkualitas yang dapat bekerja di industri peternakan dan bidang usaha lain yang terkait"
Suryopratomo atau Tommy adalah bintang baru jagad industri pers di Indonesia. Tommy dilahirkan di Bandung, pada 12 Mei 1961, anak kedua dari lima bersaudara dan anak lelaki tertua. Ayahnya, mendiang Soeharno Tjokroprawiro, bekas mahasiswa Institut Teknologi Bandung, awalnya seorang guru sekolah menengah di Bandung yang kemudian alih profesi menjadi seorang kontraktor. Ibunya, Siti Sofiah, seorang ibu rumah tangga.
Setelah Lulus dari Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor pada tahun 1988, Rifda memulai karirnya di perusahaan-perusahaan besar terkemuka dari Indonesia dan dipercayakan untuk menjadi Public Relation dan Marketing Manager & Communication. Mengingat bahwa ia mampu untuk menjalankan bisnis sendiri, pada tahun 1993, Rifda mengambil langkah besar dalam dunia bisnis dan mendirikan perusahaannya di bidang teknik listrik dan pertambangan yang membawanya ke sukses besar. Melalui jaringan yang luas dan pemahamannya yang mendalam mengenai permintaan konsumen terhadap produk-produk, menjadikan jalan dalam pendirian PT. Puteri Cahaya Kharisma (Performax) pada tahun 2002. Selain dalam bidang bisnis, kegiatan sehari-harinya juga diisi dengan kegiatan sosial dan aktif berorganisasi seperti menjadi pendiri Yayasan Amanah dan Yayasan Peduli Bangsa (YPB) Rifda juga merupakan anggota dari KADIN , HIPMI , ARDIN , PII , MKI , dan ASPERAPI.
Bapak dengan dua anak bernama Syukur Iwantoro ini memang begitu mencintai dunia peternakan. Bahkan, untuk mengimplementasikan ilmu peternakan yang telah dikuasainya, usia kuliah Sarjana Peternakan di Fakultas Peternakan IPB, Syukur memilih bekerja di sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang pembibitan peternakan di wilayah Bogor. Dan entah kebetulan atau tidak, hobi beternak tersebut telah mengantarkan pria kelahiran Situbondo pada 30 Mei 1959 ini menjadi Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan) tahun 2011-2015.
Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA dilahirkan di Kediri tanggal 24 Agustus 1961 dan merupakan anak kedua dari tujuh bersaudara hasil perkawinan seorang ayah bernama Basar (almarhum) dan seorang ibu bernama Asyiati. Saat ini tinggal di Bogor bersama seorang istri bernama Sri Sulandari, PhD (peneliti LIPI dan lahir 23 Desember 1961) dan dua anak laki-laki bernama Aussie Andry Venmarchanto (lahir 11 Maret 1990) dan Endyea Mendelian Lecturariseta (lahir 18 November 1997).
Jannes Humuntal Hutasoit atau yang lebih dikenal dengan nama J.H. Hutasoit lahir di Tapanuli Utara, Sumatera Utara pada tanggal 16 September 1925. Beliau menyelesaikan HIS di Tapanuli pada tahun 1938, kemudian melanjutkan ke MULO, Tarutung pada tahun 1942. Pendidikan SMA ditempuh beliau di Bogor dan selesai pada tahun 1947. Setelah lulus SMA, JH Hutasoit melanjutkan pendidikan tinggi pada Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan UI dan menyelesaikan pendidikan pada tahun 1954. Pada tahun 1956 – 1957, JH Hutasoit mengenyam pendidikan pascasarjana pada University of Florida, Gainsville, Amerika Serikat dalam bidang Animal Nutrition. Pendidikan Doktor diselesaikan oleh beliau pada tahun 1959 di Bogor.
Prof. Dr. Ir. Luki Abdullah, M.Sc. Agr Dekan Faultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor (IPB) yang menjabat selama dua periode berturut-turut yakni periode 2007-2011 dan 2011-2015.