Fakultas Peternakan (Fapet) IPB University terus menghasilkan inovasi yang mendukung pengembangan pertanian dan peternakan berkelanjutan. Salah satunya melalui capaian Paten Granted yang diraih Prof. Dr. Ir. Panca Dewi M.H.K. Karti atas invensi berjudul "Proses Produksi Endomikoriza dengan Teknik Fertigasi Tertutup Sistem Semprot Secara Otomatis."

Inovasi tersebut merupakan teknologi produksi endomikoriza atau Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF), yaitu jamur yang hidup bersimbiosis dengan akar tanaman dan berperan dalam meningkatkan penyerapan unsur hara, terutama fosfor, meningkatkan efisiensi penggunaan air, serta membantu tanaman bertahan pada kondisi cekaman lingkungan seperti kekeringan maupun lahan dengan tingkat kesuburan rendah. Teknologi ini berpotensi diaplikasikan pada berbagai komoditas, termasuk tanaman pakan, tanaman perkebunan, hortikultura, hingga rehabilitasi lahan.

Berbeda dengan inovasi yang berfokus pada pengembangan jenis mikroorganisme, paten ini melindungi proses produksi endomikoriza. Teknologi yang dikembangkan mengintegrasikan sistem fertigasi tertutup dengan sistem semprot otomatis, sehingga distribusi larutan nutrisi berlangsung secara efisien, terkontrol, dan berkesinambungan selama proses produksi.

Pendekatan tersebut mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air dan nutrisi karena larutan yang digunakan dapat bersirkulasi kembali dalam sistem tertutup. Selain itu, sistem otomatis membantu menjaga kondisi produksi tetap stabil, mengurangi risiko kontaminasi, meningkatkan jumlah spora yang dihasilkan, serta menghasilkan inokulum endomikoriza dengan kualitas yang lebih seragam dibandingkan metode konvensional.

Secara ilmiah, inovasi ini menjawab berbagai tantangan dalam produksi endomikoriza yang selama ini masih bergantung pada penyiraman manual, membutuhkan area produksi yang luas, serta menghasilkan kualitas inokulum yang bervariasi. Melalui sistem fertigasi tertutup berbasis otomatisasi, proses produksi menjadi lebih efisien dan memiliki peluang lebih besar untuk dikembangkan dalam skala industri.

Bagi bidang peternakan, teknologi ini memiliki nilai strategis karena pemanfaatan endomikoriza dapat meningkatkan produktivitas hijauan pakan melalui peningkatan penyerapan unsur hara dan efisiensi penggunaan air. Dampak lanjutannya adalah berkurangnya ketergantungan terhadap pupuk kimia, meningkatnya produktivitas lahan pakan, serta mendukung penerapan sistem peternakan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Pencapaian paten ini mempertegas kontribusi keilmuan Prof. Panca Dewi Karti dalam pengembangan teknologi berbasis sumber daya hayati yang tidak hanya memperkuat inovasi di bidang produksi tanaman pakan, tetapi juga mendukung terwujudnya sistem pertanian dan peternakan yang efisien, produktif, dan berkelanjutan. Melalui inovasi tersebut, Fakultas Peternakan IPB University terus berkontribusi menghasilkan riset yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus menjawab tantangan pembangunan sektor peternakan di Indonesia.


Riset & Kepakaran